unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan SEODo Band Rilis Album Perdana 'ONE', 'Joseon Pop' Lebih ke Perasaan daripada Formula

SEODo Band Rilis Album Perdana 'ONE', 'Joseon Pop' Lebih ke Perasaan daripada Formula

SEODo Band Rilis Album Perdana 'ONE', 'Joseon Pop' Lebih ke Perasaan daripada Formula
SEODo Band Rilis Album Perdana 'ONE', 'Joseon Pop' Lebih ke Perasaan daripada Formula
A A Ukuran Teks16px

sEODo Band akhirnya merilis album penuh pertama mereka, 'ONE', pada Jumat (14/8). Album ini berawal dari kebutuhan band untuk mengisi setengah jam penampilan di awal karier.

Mereka mengambil bagian-bagian penting dari pansori tradisional 'Chunhyangga' dan merangkai lima bagian menjadi satu set utuh.

>>> V BTS Buka Suara soal Gangguan Pendengaran yang Dideritanya

Hasilnya, setengah jam itu menceritakan seluruh kisah epik cinta abad ke-18 dari awal hingga akhir.

Kini, sembilan tahun kemudian, set tersebut menjadi album 'ONE'. Vokalis sEODo mengatakan, 'Ternyata hasilnya lebih lengkap dari yang kami duga.

Membuat album penuh dalam bentuk itu sudah lama kami inginkan.'

Makna di Balik Judul 'ONE'

Judul 'ONE' memiliki makna lebih dalam dalam bahasa Korea.

'Won' berarti lingkaran, juga bisa berarti dendam dan kerinduan, dua kekuatan yang mendorong para kekasih dalam kisah 'Chunhyangga'.

Alur ceritanya sendiri berputar—sepasang kekasih bertemu, berpisah, dan bertemu lagi. Judul ini juga bermakna 'satu' dalam bahasa Inggris, menandakan album penuh pertama mereka.

sEODo berkata sambil tersenyum, 'Kisah lama bertahan sepanjang waktu, dan kami menciptakannya kembali sekarang adalah putaran lain dari lingkaran itu.'

Menolak Kotak 'Joseon Pop'

sEODo Band dikenal dengan label 'Joseon pop', tetapi para personelnya kini enggan mendefinisikan istilah itu secara kaku.

Keyboardis Kim Seong-hyun menjelaskan, 'Saya tidak bisa menjelaskan 'Joseon pop' sebagai genre yang menggunakan ritme atau tangga nada tertentu.'

Menurutnya, istilah itu lebih tepat untuk 'register emosional yang bisa dirasakan orang Korea'. sEODo mengaku dulu mencoba menjelaskan secara teknis, tetapi akhirnya tidak yakin dengan definisi itu.

Ia menegaskan, 'Kami tidak boleh mengkotak-kotakkan musik yang kami buat.' Sebagai gantinya, band menawarkan lagu.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru
stikibot