Raffi Ahmad berambisi menggelar festival musik internasional seperti Coachella di Indonesia.
Rencana itu menjadi bagian dari pengembangan intellectual property (IP) RANS Entertainment setelah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Juli 2026.
>>> Shooting My Love: Album Baru Park Eun-bin Hadir Tepat di Hari Ulang Tahunnya
Ia menilai rencana tersebut bisa menjadi wadah untuk mendatangkan masyarakat internasional ke Indonesia. Selain itu, acara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
Raffi menyebut rencana itu mendapat sambutan baik dari para mitra perusahaannya. "Salah satu janjinya, prospeknya itu RANS, kami akan...
waktu itu kan kami pernah bilang akan membuat ini di luar RANS Karnival ya yang di dalam Indonesia ya," beber Raffi seperti diberitakan detikHot pada Rabu (12/8).
"Ini yang tadi kami pernah bilang akan bikin yang seperti Coachella, maksudnya konser internasional, konser internasional."
"Kami bikin wadah besar, event yang mendatangkan orang-orang internasional ke Indonesia. Itu impact-nya sangat luar biasa, berdampak ke seluruh masyarakat Indonesia," tutur founder RANS Entertainment itu.
Adaptasi dengan Perubahan Teknologi
Raffi juga menilai perkembangan bisnis di industri hiburan menuntut RANS Entertainment untuk beradaptasi dengan perubahan teknologi. Menurutnya, kemampuan membaca perubahan menjadi salah satu kunci agar bisnis tetap berkembang.
>>> 6 Risiko Kesehatan Akibat Tidur dengan TWS yang Jarang Disadari
"Harus cepat berubah, dari ada media konvensional, contoh, ada media digital, ada sekarang lagi hebat-hebatnya misalnya di konser.
Tiba-tiba lagi ramai sekarang di live streaming, di mana pun itu, ini harus cepat beradaptasi," tutur Raffi.
RANS merupakan perusahaan media dan hiburan berbasis kreator (creator-based venture) yang berhasil mengembangkan IP bernilai komersial. Perusahaan ini resmi mencatatkan sahamnya di BEI pada 10 Juli 2026.
Direktur Utama RANS Nagita Slavina mengatakan momen IPO RANS menjadi bukti nyata ide dan karya para kreator di Indonesia memiliki nilai yang diakui secara profesional di panggung ekonomi nasional.
"Industri kreatif tidak lagi berdiri di pinggiran.
Kita sekarang berdiri sejajar di barisan terdepan bersama industri strategis lainnya untuk ikut menggerakkan bangsa ini," kata Nagita saat memberi sambutan dalam acara Pencatatan Perdana Saham RANS di BEI, Jakarta pada Jumat (10/7).
>>> Sinopsis Perumahan Laddaland: Teror Misterius di Rumah Impian Keluarga Tomy
"Terlebih lagi hari ini milik masyarakat Indonesia yang sejak awal percaya bahwa kreatifitas Indonesia memiliki nilai yang jauh lebih besar dari sekadar jumlah penonton," lanjutnya.
