Peningkatan penting lainnya adalah lensa yang dapat diganti pengguna.
Osmo 360 II juga memiliki NFC untuk pemasangan cepat dan penyimpanan internal 105GB, yang diwarisi dari model asli.
Di China, bundle standar dibanderol sekitar 3.299 yuan, atau sekitar $460. Masalah terbesar saat ini adalah ketersediaan.
DJI hanya mengonfirmasi peluncuran di China sejauh ini, dan belum ada daftar Osmo 360 II di toko AS DJI.
Dengan pembatasan yang memengaruhi produk DJI di AS, belum jelas kapan kamera ini akan resmi tiba di sana.
Osmo 360 asli masih tersedia dan kini lebih murah di pasar tempat II telah diluncurkan.
Kamera ini menawarkan sensor persegi ganda 1 inci, video 8K pada 50fps, rentang dinamis 13.5 stop, dan hingga 100 menit perekaman 8K dalam sekali pengisian.
Osmo 360 juga menggunakan baterai dan sistem pemasangan magnetik yang sama dengan DJI Osmo Action 5 Pro.
Itu berguna jika Anda sudah memiliki aksesori kamera aksi DJI.
Osmo 360 asli juga tersedia secara resmi di AS, menjadikannya pilihan DJI yang lebih praktis bagi pembeli Amerika saat ini.
Harganya sekitar $549.99.
GoPro sempat keluar dari persaingan kamera 360 selama bertahun-tahun sementara Insta360 dan DJI maju. Perusahaan akhirnya kembali dengan MAX2 tahun lalu.
GoPro menyebutnya satu-satunya kamera 360 'True 8K', berdasarkan cara mereka menghitung resolusi.
MAX2 merekam video 360 8K, serta 5.6K pada 60fps dan 4K pada 100fps. Keunggulan terbesarnya dibandingkan model Insta360 dan DJI yang lebih baru adalah GPS bawaan.
MAX2 juga menghadirkan kembali sistem lensa yang dapat diganti milik GoPro dan menggunakan baterai Enduro 1.960mAh yang dirancang untuk bekerja di cuaca dingin.
