Desa Wisata Waerebo, destinasi populer di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi ditutup sementara untuk kunjungan wisatawan.
Penutupan ini menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
>>> Gempa Susulan NTT Masih Terjadi, BMKG Catat 111 Kali hingga Pukul 10.00 WITA
Pihak pengelola Desa Wisata Waerebo mengumumkan penutupan melalui akun media sosial resmi @waerebo. official.
Mereka meminta pengertian dan kerja sama pengunjung untuk tidak berkunjung ke lokasi untuk sementara waktu.
Alasan Penutupan
Gempa yang terjadi sekitar pukul 04.58 WIB atau 05.58 WITA itu menimbulkan potensi longsor pada jalur pendakian menuju Waerebo.
>>> Musim Kemarau Justru Banyak Nyamuk? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Demi keselamatan bersama, kawasan ini ditutup untuk kunjungan.
"Sehubungan dengan telah terjadi gempa bumi dan adanya potensi longsor pada jalur pendakian menuju Waerebo, maka untuk sementara waktu kawasan Waerebo ditutup untuk kunjungan," demikian bunyi pengumuman pihak pengelola.
Kapan Dibuka Kembali?
Hingga saat ini, belum ada informasi pasti mengenai durasi penutupan dan jadwal pembukaan kembali Desa Wisata Waerebo.
>>> Pemerintah Percepat Digitalisasi Perlinsos, Birokrasi Bansos Dipangkas
Pihak pengelola menyatakan kunjungan akan dibuka kembali setelah tidak ada lagi potensi longsor dan kondisi jalur dinyatakan aman.

