Trackpad-nya luas, tetapi responsnya sedikit lambat, sehingga kursor sering tertinggal.
Semoga ini hanya masalah software yang bisa diperbaiki melalui pembaruan.
Port yang tersedia meliputi jack audio 3,5mm, USB-C (data/OTG), USB-A 2.0, dan slot microSD hingga 1TB.
Di sisi kiri ada port USB-C khusus pengisian daya dan dua port USB-A tambahan.
Konektivitas nirkabel mencakup Wi-Fi dual-band dan Bluetooth 5.1, yang bekerja stabil.
Karena berbasis Android, laptop ini juga memiliki GPS dan giroskop, memungkinkan aplikasi mobile berfungsi normal.
Sayangnya, port USB-C tidak mendukung output DisplayPort, sehingga sulit menghubungkan monitor eksternal.
Fitur berbagi file nirkabel seperti Quick Share juga tidak tersedia.
Performa didukung MediaTek Helio G99, RAM 8GB LPDDR4X, dan penyimpanan UFS 2.2 256GB.
Untuk tugas sehari-hari seperti browsing, mengetik, dan menonton video, kinerjanya cukup responsif.
Namun, untuk aplikasi berat atau multitasking ekstrem, mungkin akan terasa keterbatasan.
Baterai diklaim tahan lama, cocok untuk penggunaan seharian.
Secara keseluruhan, Primebook 2 Max (2026) menawarkan nilai menarik bagi mereka yang membutuhkan laptop murah untuk tugas dasar.
>>> IKD: Pengertian, Manfaat, dan Alasan Wajib Dimiliki
Dengan harga Rs. 27.990, perangkat ini menjadi alternatif praktis di antara laptop Windows murah dan Chromebook.
