unique visitors counter
⌂ Beranda News Trump Tunda Tarif 50% untuk Kanada Setelah Kesepakatan Menit Terakhir
News

Trump Tunda Tarif 50% untuk Kanada Setelah Kesepakatan Menit Terakhir

Trump Tunda Tarif 50% untuk Kanada Setelah Kesepakatan Menit Terakhir
Trump Tunda Tarif 50% untuk Kanada Setelah Kesepakatan Menit Terakhir
A A Ukuran Teks16px

Presiden AS Donald Trump mengumumkan penundaan tarif 50 persen untuk impor Kanada senilai $20 miliar.

Keputusan ini diambil setelah kedua negara mencapai kesepakatan menit terakhir, kurang dari dua jam sebelum tarif mulai berlaku.

>>> Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Kapan, Lawan, dan Skuad

Pengumuman itu disampaikan Trump melalui platform media sosialnya, Truth Social.

Ia menulis bahwa tarif ditunda selama tiga hari karena Kanada dan AS memiliki kesepakatan, meski masih menunggu finalisasi dokumen.

Tarif tersebut seharusnya berlaku pada Rabu pukul 00.01 waktu setempat. Jika jadi diterapkan, bea masuk akan menyasar produk Kanada mulai dari stik hoki hingga spatula lidah.

Dampak politiknya diperkirakan lebih besar daripada dampak ekonominya.

Kanada sebelumnya mengancam akan membalas tarif baru dengan bea masuknya sendiri, yang dapat memperburuk perang dagang antara kedua negara.

Tahun lalu, nilai perdagangan barang dan jasa antara AS dan Kanada mencapai $880 miliar.

Proklamasi Gedung Putih menyebut Kanada telah berkomitmen untuk menghapus langkah-langkah yang dianggap diskriminatif oleh pemerintahan Trump terhadap ekspor alkohol, susu, dan kendaraan bermotor AS.

Namun, Kanada belum segera mengonfirmasi komitmen tersebut.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney dalam pernyataannya mengatakan bahwa telah terjadi 'kemajuan substansial', tetapi masih ada pekerjaan penting yang harus diselesaikan.

Carney dan Trump telah berbicara dua kali melalui telepon dalam dua hari terakhir, termasuk panggilan pada Selasa sore.

Hal ini menunjukkan upaya menit terakhir untuk mencapai kesepakatan.

Kedua negara memiliki alasan untuk mundur dari jurang konflik. Hampir 72 persen ekspor barang Kanada tahun lalu ditujukan ke AS.

Di sisi lain, pemerintahan Trump berisiko memberlakukan tarif baru yang besar menjelang pemilihan paruh waktu November, sementara pemilih AS sudah frustrasi dengan biaya hidup yang tinggi.

📰 Update Terbaru
stikibot