unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan Usai Ubah Lirik Lagu Patriot, Komedian China Guo Degang Diusut, Nasibnya Tak Jelas
Hiburan

Usai Ubah Lirik Lagu Patriot, Komedian China Guo Degang Diusut, Nasibnya Tak Jelas

Usai Ubah Lirik Lagu Patriot, Komedian China Guo Degang Diusut, Nasibnya Tak Jelas
Usai Ubah Lirik Lagu Patriot, Komedian China Guo Degang Diusut, Nasibnya Tak Jelas
A A Ukuran Teks16px

Aktor sekaligus komedian populer China, Guo Degang, tengah diselidiki pemerintah setempat. Ia diduga mengubah lirik lagu patriot dalam sebuah pertunjukan.

Komedian crosstalk berusia 53 tahun itu diperiksa setelah improvisasinya menjadikan lagu 'Playing My Beloved Pipa' sebagai candaan. Namun, sejauh mana penyelidikan berjalan belum diketahui.

>>> BIGBANG Buktikan Chemistry 20 Tahun di Konser Goyang

Biro Kebudayaan dan Pariwisata Wuhan mengonfirmasi penyelidikan tersebut pada Minggu (23/8). Mereka tidak memberikan informasi lebih lanjut.

Guo Degang tidak dapat dihubungi melalui media sosial. Akun Weibo miliknya tampak tidak aktif sejak 9 Agustus 2026.

Kronologi Dugaan Pelanggaran

Menurut laporan media setempat, insiden terjadi pada Juli 2026 di Wuhan. Guo diduga mengubah lirik 'sunyi di Danau Weishan' menjadi 'sunyi di Kota Terlarang' dengan sentuhan komedi.

Lagu 'Playing My Beloved Pipa' rilis pada 1956 dan mengisahkan pejuang China mengalahkan tentara Jepang di Perang Dunia II.

Lagu ini diakui pada 2019 sebagai lagu 'luar biasa' yang merayakan berdirinya Republik Rakyat China.

Berdasarkan keterangan biro kebudayaan Wuhan, media The Paper melaporkan pihak berwenang tidak memberikan persetujuan atas improvisasi itu sebelum pertunjukan.

>>> Wave to Earth: Kami Cukup Disebut Band, Tak Perlu Label K-Pop atau Indie

Guo diselidiki atas dugaan pelanggaran peraturan pertunjukan komersial.

Sejumlah tempat pertunjukan di kota-kota lain China telah menunda penampilan Guo pada Agustus 2026. Mereka juga menawarkan pengembalian dana kepada penonton.

Guo Degang berasal dari Tianjin di China utara. Ia dikenal karena upayanya menghidupkan kembali gaya dialog komedi cepat crosstalk atau xiangsheng pada 2000-an dan 2010-an.

Ia pernah tampil dalam acara tahunan Spring Festival Gala yang disiarkan CCTV serta di Great Hall of the People, gedung pemerintahan megah di Beijing.

Partai Komunis China memegang kendali ketat atas dunia seni. Pemerintah telah memberlakukan undang-undang untuk melindungi pahlawan serta simbol nasional dari dugaan pencemaran nama baik.

Di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping, pengawasan terhadap pertunjukan seni, termasuk komedi, semakin diperketat.

>>> Ruben Onsu Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Rp3,5 Miliar, Ini Kronologinya

Pada 2023, pemerintah China menjatuhkan denda setara jutaan dolar kepada sebuah grup pertunjukan dan menangguhkan pertunjukan mereka tanpa batas waktu setelah seorang komedian melontarkan lelucon tersirat mengenai angkatan bersenjata.

📰 Update Terbaru