Oman dan Iran telah menyepakati kerangka kerja untuk memulihkan navigasi aman di Selat Hormuz.
Kesepakatan ini mencakup pembentukan jalur pelayaran bersama sementara dan proyek untuk membersihkan ranjau di perairan tersebut.
>>> Trump: Ranjau di Selat Hormuz Sudah Dibersihkan, Kapal Pemasang Ranjau Baru Akan Dihancurkan
Hal ini disampaikan dalam pernyataan bersama pada Selasa (26/8/2026).
Menteri Luar Negeri Oman tiba di Iran pada hari yang sama untuk melakukan pembicaraan dengan mitranya dari Iran mengenai pengaturan masa depan di selat tersebut.
Sejak pecahnya perang di Timur Tengah pada 28 Februari, Iran telah mengendalikan Selat Hormuz, jalur air penting untuk pengiriman minyak dan gas.
Iran mewajibkan kapal untuk mendapatkan izin dan membayar biaya transit sebelum menggunakan jalur air tersebut.
Dalam pertemuan di Tehran, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyambut kedatangan Menteri Luar Negeri Oman Sayyid Badr al-Busaidi.
>>> KAJ Agustus 2026 Belum Diumumkan, Penerima Diminta Sabar
Keduanya membahas upaya untuk mengatur lalu lintas kapal di selat yang strategis ini.
Kerangka kerja yang diusulkan ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengurangi ketegangan dan memastikan kelancaran pelayaran di kawasan.
Langkah ini juga dinilai penting bagi stabilitas pasokan energi global.
Langkah Konkret Menuju Normalisasi
Kerangka kerja yang disepakati mencakup pembentukan jalur pelayaran sementara bersama dan proyek pembersihan ranjau di perairan Selat Hormuz.
>>> Pelajar di Sepatan Tangerang Diringkus, 8 Paket Sinte Siap Edar Disita
Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengurangi ketegangan dan memastikan kelancaran pelayaran di kawasan, sekaligus menjaga stabilitas pasokan energi global.