unique visitors counter
⌂ Beranda News Enam Bulan Perang Iran, Tujuan Trump Berubah Total
News

Enam Bulan Perang Iran, Tujuan Trump Berubah Total

Enam Bulan Perang Iran, Tujuan Trump Berubah Total
Enam Bulan Perang Iran, Tujuan Trump Berubah Total
A A Ukuran Teks16px

WASHINGTON — Saat Presiden AS Donald Trump meluncurkan perang dengan Iran pada akhir Februari, ia awalnya memperkirakan konflik akan berlangsung empat hingga lima minggu.

Enam bulan kemudian, belum ada tanda-tanda jalan keluar, meskipun Trump berulang kali menyatakan perang telah dimenangkan atau kesepakatan untuk menyelesaikannya hampir selesai.

>>> Banjir Bandang Himalaya: Hampir 1.500 Orang Hilang di Nepal dan Tibet

Nota kesepahaman Juni yang dirancang untuk membuka jalan mengakhiri perang telah ditinggalkan.

Stok senjata utama AS berkurang, dan pemerintahan Trump beralih menekan Iran secara ekonomi daripada meluncurkan lebih banyak serangan.

Seiring perubahan bentuk perang selama enam bulan terakhir, tujuan konflik pun ikut bergeser.

Salah satu tujuan utama sekarang — membuka kembali Selat Hormuz — bukanlah bagian dari tujuan awal Trump.

Selat itu merupakan jalur pelayaran vital yang dilalui sekitar 20 persen minyak dunia.

Namun, Iran menjadikannya titik tersendat bagi ekonomi global, dan sebagian besar tertutup sejak perang dimulai, mendorong naik harga bahan bakar dan pupuk yang dibutuhkan pertanian, serta menciptakan tekanan ekonomi dan politik di AS.

AS telah mencapai keberhasilan taktis dalam tujuan untuk menghancurkan kemampuan militer Iran.

Tetapi beberapa tujuan kunci lain yang dicanangkan Trump di awal konflik masih belum terpenuhi — dan yang lainnya telah berubah.

Menghentikan Iran Memiliki Senjata Nuklir

Pada Juni lalu, Trump menyatakan bahwa AS telah “meluluhlantakkan” program nuklir Iran.

Namun, ketika perang dimulai, para pembantunya membenarkan serangan dengan memperingatkan bahwa Iran hanya beberapa minggu lagi dari mengembangkan bom.

Salah satu pertanyaan paling mendesak adalah apa yang akan dilakukan dengan stok sekitar 970 pon (440 kilogram) uranium yang diperkaya yang berpotensi digunakan Teheran untuk senjata.

📰 Update Terbaru