Sementara itu, perang Rusia di Ukraina dapat menghambat kemampuan Moskow melancarkan serangan rudal ke Eropa. Akan sulit bagi Rusia untuk berperang di dua front udara.
Kekurangan Patriot Paling Terasa di Ukraina
Kekurangan Patriot paling terasa di Ukraina, yang meminta lebih banyak dukungan pertahanan udara. Transfer AS sebelumnya juga telah mengurangi pasokan.
Kyiv mengatakan hanya Patriot buatan AS yang bisa menghentikan rudal balistik canggih Rusia, yang semakin sering menembus pertahanan Ukraina.
AS telah memasok ratusan rudal Patriot ke Ukraina selama konflik 4,5 tahun.
Perang Iran menjadi titik kritis yang mengecilkan persediaan, kata Ed Arnold, peneliti senior di Royal United Services Institute.
Pasokan ke Ukraina direncanakan dan diukur, sedangkan stok di Timur Tengah terkuras cepat dan tak terduga.
Militer AS di Eropa juga menghadapi kekurangan kritis Rudal Taktis Angkatan Darat (ATACMS), rudal balistik jarak menengah.
Namun, gambaran amunisi secara keseluruhan di Eropa tidak terlalu buruk karena beberapa militer Eropa punya rudal ofensif sendiri.
Kolonel Martin O'Donnell, juru bicara militer senior NATO, membantah jumlah rudal Patriot di Eropa sangat kritis.
NATO mampu 'memblokir pukulan' dan memiliki cukup amunisi pertahanan udara untuk bertahan dan menyumbang ke Ukraina.
>>> PLN UID Jakarta Raya Bekali UMKM Binaan dengan Pelatihan Manual Brewing Kopi
Kepala juru bicara Pentagon, Sean Parnell, dalam pernyataan Kamis menyebut klaim kekurangan amunisi AS 'salah'.
'Kami memiliki semua yang diperlukan untuk menyerang pada waktu dan tempat pilihan Presiden,' katanya.
Alternatif Terbatas Saat Stok Menipis
Kekurangan pencegat Patriot di Eropa menyisakan sedikit alternatif untuk menembak jatuh rudal balistik canggih Rusia. Rudal ini bisa dikombinasikan dengan gerombolan drone murah untuk membanjiri pertahanan.