Departemen Luar Negeri Amerika Serikat melaporkan 90 warga AS hilang di China dan Nepal, dan tiga di antaranya telah diselamatkan.
Malaysia melaporkan 51 warga hilang, Ukraina 55 orang, Australia 39 orang, Inggris 33 orang, Kanada 25 orang, dan Korea Selatan sembilan orang yang bekerja di proyek pembangkit listrik tenaga air di Nepal.
Singapura, Jerman, dan Rusia masing-masing melaporkan delapan warga hilang, sementara Afrika Selatan dan Latvia masing-masing enam orang.
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyatakan kekhawatiran atas lima warga Jepang yang dilaporkan hilang oleh media lokal.
Selandia Baru melaporkan lima warga hilang, Prancis empat orang, Belgia dan Spanyol masing-masing tiga orang.
Dewan pariwisata Nepal juga mencatat dua warga masing-masing dari Italia, Kazakhstan, Portugal, Irlandia, dan Belanda hilang.
>>> Warga Haiti Tuntut Jawaban Usai Geng Tewaskan 47 Orang dan Culik Puluhan
Selain itu, satu orang dari Belarus, Finlandia, Hungaria, Israel, Lituania, Filipina, Bulgaria, Swiss, Serbia, dan Swedia juga dilaporkan hilang.