unique visitors counter
⌂ Beranda News Korban Tewas Banjir Nepal-China Capai 469, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
News

Korban Tewas Banjir Nepal-China Capai 469, Danau Baru Ancam Banjir Susulan

Korban Tewas Banjir Nepal-China Capai 469, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Korban Tewas Banjir Nepal-China Capai 469, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
A A Ukuran Teks16px

Para penyintas banjir, termasuk yang terluka, dibawa ke Kathmandu dan lokasi lainnya. Warga asing dari berbagai negara termasuk di antara yang hilang, banyak di antaranya pendaki dan peziarah.

Upaya penyelamatan di proyek pembangkit listrik

Juru bicara Angkatan Darat Nepal, Brigadir Jenderal Raja Ram Basnet, mengatakan kepada Associated Press bahwa tim telah dikerahkan pada Jumat ke Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Upper Trishuli-1 di dekat perbatasan Nepal-China menyusul laporan adanya orang yang terjebak di dalam terowongan.

"Sulit menemukan titik masuk dan keluar terowongan karena semuanya tertutup lumpur," kata Basnet. "Prioritas pertama kami adalah menyelamatkan orang-orang yang terjebak."

Video bencana menunjukkan air bah menghancurkan bangunan, jembatan, dan kendaraan saat orang-orang berlari menghindari derasnya air setinggi gedung.

Di lokasi, beton pecah berserakan di hamparan lumpur cokelat yang juga melapisi bangunan dan menutupi jalanan.

Kesaksian penyintas

Petugas bea cukai Karbir Gaire termasuk penyintas di Timure, desa Nepal terdekat dengan perbatasan China.

Gaire tiba di kantornya sekitar pukul 08.00 pada Rabu dan sedang sibuk bekerja di komputernya ketika merasakan tanah bergetar.

"Tepat setelah getaran, saya melihat badai hitam datang ke arah kami," kenangnya dari Kathmandu.

>>> Usai Ricuh di DPR, Kawasan Slipi-Pejompongan Kembali Normal

"Kami semua segera berlari keluar, dan dalam beberapa detik, kami mendaki bukit di seberang gedung kantor. Saya pikir sekitar 10 detik itu menyelamatkan sebagian dari kami."

Gaire tidak ingat persis berapa banyak orang di kantor saat bencana melanda, tetapi 15 rekannya hilang. "Ini seperti adegan film Hollywood.

Saya tidak menyebutnya banjir, ini tsunami," katanya.

Ia menggambarkan Timure sebagai tempat yang ramai dengan kantor pemerintah, hotel, kafe, bank, sekolah dasar, toko teh, dan bangunan tempat tinggal, dengan lebih dari 1.500 orang tinggal di sana.

📰 Update Terbaru