unique visitors counter
⌂ Beranda News Korban Tewas Banjir Nepal-China Capai 469, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
News

Korban Tewas Banjir Nepal-China Capai 469, Danau Baru Ancam Banjir Susulan

Korban Tewas Banjir Nepal-China Capai 469, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Korban Tewas Banjir Nepal-China Capai 469, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
A A Ukuran Teks16px

Keluarga di seluruh dunia mendengar kabar orang-orang yang mereka cintai hilang.

Rajan Tamang, pemilik restoran di New York, mengatakan kepada Associated Press bahwa ia mendapat kabar dari keluarga di Kathmandu bahwa ibu dan saudara perempuannya termasuk yang tewas, sementara banyak kerabat dan teman lainnya masih hilang.

Vishnuram Ramaswamy bekerja di sebuah perusahaan swasta di Puducherry, India selatan.

Ia terakhir berbicara dengan ibu dan dua saudarinya yang sedang berziarah ke Gunung Kailash pada Rabu pagi pukul 09.00.

"Ibu saya bilang mereka sedang menuju ke daerah perbatasan dan akan tiba di hotel lalu menelepon kami," katanya.

"Itu percakapan terakhir kami. Mereka tidak bisa dihubungi sejak saat itu."

Ramaswamy mengatakan ia terus berhubungan dengan pejabat Nepal dan India serta agen perjalanan yang mengatur perjalanan keluarganya, tetapi belum menerima kabar apa pun tentang keberadaan mereka.

"Ini pertama kalinya mereka pergi berziarah dan itu adalah sesuatu yang selalu ingin dilakukan ibu saya," ujarnya.

Sebagian dari yang hilang mungkin sedang dalam ziarah ke Gunung Kailash di Tibet, situs suci bagi umat Hindu, Buddha, dan lainnya.

Tujuh puluh tujuh orang dari satu kelompok ziarah terjebak banjir di kantor imigrasi di perbatasan, menurut unggahan di X dari guru spiritual India Jaggi Vasudev, yang juga dikenal sebagai Sadhguru.

Badan pariwisata Nepal mengatakan lebih dari 500 warga asing termasuk di antara yang hilang.

Presiden AS Donald Trump mengatakan banjir itu mengerikan untuk dilihat, menggambarkan bagaimana "bangunan yang kuat dan kokoh tersapu seperti tusuk gigi."

Berbicara kepada wartawan di Oval Office, Trump mengatakan AS telah berbicara dengan pemimpin Nepal dan menawarkan bantuan "apa pun yang mereka butuhkan."

Para ilmuwan yang mempelajari citra satelit mengatakan batuan dasar di bawah gletser di kawasan Himalaya telah runtuh, membawa sebagian gletser bersamanya.

>>> Selamat Jalan, Pak Topan! Pelawak Senior Topan Srimulat Meninggal Dunia, Warisan Tawa Ketoprak Humor Jadi Kenangan Abadi

Bebatuan dan air lelehan membanjiri sungai-sungai di lembah di bawahnya, menyebabkan aliran air deras yang menyapu bangunan, jembatan, dan tanah di hilir.

📰 Update Terbaru