unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle Kisah Kian84 Melawan Gangguan Panik dengan Berlari
Lifestyle

Kisah Kian84 Melawan Gangguan Panik dengan Berlari

Kisah Kian84 Melawan Gangguan Panik dengan Berlari
Kisah Kian84 Melawan Gangguan Panik dengan Berlari
A A Ukuran Teks16px

Lebih dari satu dekade lalu, tren diet paleo menarik perhatian publik. Ide dasarnya adalah makan banyak daging, lemak, dan sayuran sambil mengurangi roti, biji-bijian, dan produk susu.

Premisnya adalah banyak penyakit manusia muncul setelah transisi ke kehidupan pertanian menetap. Manusia akan lebih sehat jika kembali ke pola makan mirip nenek moyang pemburu-pengumpul.

>>> Resensi Plant Lady: Novel Horor Nyaman yang Menghibur dari Minyoung Kang

Buku 'The Perfect Primitive' karya YouTuber populer Ja Chung, yang terbit pada Maret lalu, membangun gagasan serupa.

Buku ini telah melalui lebih dari 14 kali cetak ulang sejak dirilis.

Seperti banyak buku karya YouTuber terkenal, kekuatan terbesarnya terletak pada mengemas berbagai informasi yang ada ke dalam format yang mudah dicerna.

Retorika berlebihan dan penjelasan sukses yang sederhana bisa mengganggu, tetapi beberapa argumennya layak dikaji.

Hipotesis Savana dan Otak Manusia

Buku ini dimulai dengan 'hipotesis savana'.

Hipotesis ini menyatakan bahwa saat bumi menjadi lebih panas dan kering, hutan lebat berubah menjadi savana luas, beberapa primata turun ke tanah dan mulai berjalan tegak.

Teori ini juga menjelaskan mengapa manusia merasa nyaman di lanskap terbuka dan menikmati ruang dengan pemandangan luas serta vegetasi tersebar.

Argumen sentral buku ini adalah bahwa bergerak melintasi lanskap untuk berburu dan meramu adalah kondisi default perkembangan otak manusia.

Sementara itu, masyarakat modern yang baru berusia beberapa abad menekan perilaku tersebut.

Buku ini menganalogikan situasi seperti memelihara border collie, anjing yang dikembangkan untuk aktivitas fisik intens, tetapi dikurung di kamar sepanjang hari.

John Ratey, profesor psikiatri di Harvard Medical School, termasuk peneliti yang menekankan hubungan erat antara aktivitas fisik dan kesehatan otak.

📰 Update Terbaru