"Yang di bandara infonya juga tidak berani berangkat. Pihak travel di Jombang bilang yang bisa berangkat 40 orang tapi tanpa pendamping (mutawwif). Kami di sini jadi ragu, apakah akomodasi di Arab Saudi sudah disiapkan atau belum," ujar Widi menambahkan.
Mediasi Kepolisian dan Janji Manis Travel
Melihat situasi yang kian memanas dan berpotensi memicu kerusuhan, aparat kepolisian setempat segera turun tangan. Polisi memediasi pertemuan antara perwakilan PT Annisa Ahmada Travelindo (ITS Grup) dengan perwakilan calon jemaah yang marah.
Setelah melalui perdebatan alot, disepakati bahwa keberangkatan akan tetap dilakukan, namun secara bertahap. Para jemaah kini hanya bisa pasrah menunggu realisasi janji tersebut.
"Kalau bisa segera diperbaiki dan dipertanggungjawabkan, supaya semua bisa berangkat sesuai janji mereka awal," harap Widi dengan nada lelah.
Hingga berita ini diturunkan pada Senin (31/8/2026) pagi, upaya konfirmasi dari Jawa Pos Radar Jombang ke kantor manajemen PT Annisa Ahmada Travelindo belum membuahkan hasil. Rangkaian pesan yang dikirimkan melalui aplikasi WhatsApp ke nomor kontak pihak travel juga tidak mendapat respons sama sekali.
Pelajaran Berharga: Tips Memilih Travel Umrah Terpercaya
Kasus di Jombang ini menjadi alarm keras bagi masyarakat agar lebih teliti dalam memilih biro perjalanan wisata religi. Kementerian Agama (Kemenag) RI selalu mengingatkan masyarakat untuk memeriksa legalitas travel sebelum menyetorkan uang.
Berikut adalah beberapa tips aman memilih travel umrah agar terhindar dari kerugian materiil dan kekecewaan:
- Cek Legalitas PPIU: Pastikan travel telah memiliki izin resmi sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dari Kementerian Agama. Anda bisa mengeceknya melalui situs resmi Pusaka Kemenag.
- Waspada Harga Tidak Masuk Akal: Jika ada travel yang menawarkan harga jauh di bawah standar rata-rata pasar, Anda harus curiga. Seringkali, harga murah adalah umpan untuk menarik dana jemaah sebelum travel tersebut kabur atau bangkrut.
- Tanyakan Kejelasan Visa dan Tiket: Travel yang profesional akan memberikan bukti booking tiket pesawat dan status visa yang jelas jauh-jauh hari sebelum keberangkatan, bukan mendadak di hari-H.
- Perhatikan Rekening Penampungan: Pastikan pembayaran dilakukan ke rekening perusahaan (atas nama PT/CV) yang terdaftar di Kemenag, bukan ke rekening pribadi atas nama individu.
- Cari Tahu Rekam Jejak: Telusuri ulasan di media sosial atau tanyakan kepada kerabat yang pernah menggunakan jasa travel tersebut. Rekam jejak yang buruk adalah indikator awal adanya masalah manajerial.