General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Lukman Mardian, Kamis (3/9).
"Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) dikerahkan dengan menyiapkan sejumlah kendaraan pendukung, diantaranya kendaraan utama F1, F2, hingga Nurse Tender," ungkapnya.
Koordinasi juga dilakukan bersama AirNav Indonesia, SAR, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK), serta Base Rescue Lanud.
"Pesawat GA604 kemudian melakukan go around/fly pass sebelum akhirnya mendarat dengan aman dan lancar di Runway 03 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada pukul 09.13 WITA," jelasnya.
Setelah pesawat berhenti, petugas langsung melakukan penanganan dan memastikan keselamatan seluruh penumpang dan awak pesawat.
Sebanyak 156 penumpang kemudian dipindahkan dari pesawat menuju terminal menggunakan empat unit bus. Proses evakuasi atau pemindahan penumpang berlangsung aman dan tertib.
"Alhamdulillah, GA604 dapat mendarat dengan baik, seluruh penumpang dan awak dalam kondisi aman," ujarnya.
Sebagai bagian dari prosedur keselamatan, Runway 03-21 selanjutnya ditutup sementara melalui Notice to Airmen (NOTAM) mulai pukul 09.30 hingga 10.30 WITA.
Penutupan dilakukan setelah pesawat dipindahkan ke Parking Stand di area apron untuk menjalani penanganan teknis.
Tim teknik landasan kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kondisi runway guna memastikan landasan aman digunakan kembali.
"Proses penanganan hingga runway kembali beroperasi dapat dilakukan secara terkoordinasi," pungkasnya.
Runway 03-21 kembali dibuka pada pukul 10.30 WITA dan dapat digunakan untuk operasional penerbangan.
