unique visitors counter
⌂ Beranda News Sentuhan Humanis di Tengah Asap Karhutla: Kapolres dan Bupati Kapuas Hulu Apresiasi Perjuangan Petugas serta Warga Selimbau
News

Sentuhan Humanis di Tengah Asap Karhutla: Kapolres dan Bupati Kapuas Hulu Apresiasi Perjuangan Petugas serta Warga Selimbau

Sentuhan Humanis di Tengah Asap Karhutla: Kapolres dan Bupati Kapuas Hulu Apresiasi Perjuangan Petugas serta Warga Selimbau
Fransiskus • Instagram
A A Ukuran Teks16px

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan apresiasi kami kepada seluruh petugas dan masyarakat yang telah bekerja sama dalam menangani karhutla. Mereka telah menunjukkan semangat dan kepedulian yang tinggi dalam menjaga lingkungan serta membantu mencegah api agar tidak semakin meluas,” ujar IPTU Jamali di sela-sela kegiatan, Rabu (2/9/2026).

IPTU Jamali menekankan bahwa medan di Desa Sekubah tidaklah mudah. Akses yang sulit dan kondisi lahan yang kering membuat proses pemadaman menjadi tantangan fisik yang berat. Oleh karena itu, kehadiran bantuan logistik menjadi sangat vital untuk menjaga stamina para petugas.

Sinergitas Tanpa Batas: Kunci Pemadaman Cepat

Dalam operasi pemadaman kali ini, terlihat jelas wajah sinergitas antar-lembaga. Tidak hanya polisi, tampak personel Koramil 1206-10 Selimbau, tim BPBD Kabupaten Kapuas Hulu, aparat kecamatan, hingga kepala desa dan warga setempat bahu-membahu.

“Penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, BPBD dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat penanganan serta mencegah meluasnya kebakaran,” tambah IPTU Jamali.

Kolaborasi ini mencakup penggunaan sarana pemadam kebakaran yang memadai untuk membasmi api di permukaan, hingga teknik pendinginan (pembasahan total) pada area gambut dan tunggul pohon untuk memastikan tidak ada bara tersembunyi yang berpotensi menyala kembali (re-ignition).

Imbauan Keras untuk Masyarakat

Di tengah apresiasi tersebut, Polres Kapuas Hulu juga memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan edukasi preventif. Mengingat cuaca kering yang masih melanda wilayah Kalimantan Barat, kewaspadaan harus ditingkatkan.

Polres Kapuas Hulu mengajak seluruh masyarakat untuk:

  1. Tidak Membakar Lahan: Menghindari pembukaan lahan dengan cara membakar karena risiko api yang sulit dikendalikan sangat tinggi.
  2. Lapor Cepat: Segera melapor ke pihak kepolisian atau pemadam kebakaran jika melihat titik api atau kepulan asap di sekitar lingkungan.
  3. Jaga Lingkungan: Membuang puntung rokok sembarangan di area kering bisa menjadi pemicu bencana.

“Kepedulian dan kebersamaan seperti ini sangat penting dalam menghadapi karhutla. Mari kita terus jaga lingkungan dan bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan demi masa depan anak cucu kita,” pungkas IPTU Jamali.

Wajah Lain Polri di Hati Masyarakat

Kegiatan di Selimbau ini menjadi bukti bahwa Polri bukan hanya penegak hukum, tetapi juga pelayan dan pelindung masyarakat. Di saat warga kesulitan, di saat alam murka, negara hadir melalui tangan-tangan polisi dan aparat lainnya yang siap bertaruh nyawa memadamkan api.

Semoga sinergitas yang terbangun di Desa Sekubah ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Kapuas Hulu, bahwa dengan bersatu, bencana seberat apapun dapat diatasi.

📰 Update Terbaru