Rasa kehilangan ini juga dirasakan oleh rekan-rekan seperjuangan almarhum. Sebagaimana dikabarkan dalam berbagai kanal informasi, tokoh seperti Supian HK turut mengenang sosok H. Rudy Arifin. Kenangan akan kepemimpinan, kebijaksanaan, dan ketulusan hati almarhum menjadi bukti nyata bahwa jejak kebaikan yang ia tabur semasa hidup akan terus tumbuh dan menginspirasi generasi penerus Banua.
Dalam kepulangannya, H. Rudy Arifin meninggalkan warisan cinta berupa tiga orang anak yang telah dewasa dan berkarier, serta seorang cucu yang menjadi penyejuk hati. Ketiga putra-putri tersebut adalah H. M. Aditya Mufti Ariffin, S.H., M.H., Hj. Adistya Dewi Ariffin, S.E., dan Kapten CPM Setya Persada Ariffin. Kehadiran mereka menjadi kekuatan utama dan pilar ketabahan bagi keluarga besar dalam menghadapi ujian kehilangan ini.
Bagi masyarakat, kerabat, dan kolega yang ingin memberikan penghormatan terakhir, pihak keluarga telah merancang rangkaian prosesi pemakaman yang tertib, khidmat, dan sesuai dengan syariat Islam. Jenazah almarhum rencananya akan dimandikan di kompleks Al Jihad. Setelah itu, salat jenazah akan dilaksanakan secara berjemaah usai Salat Zuhur.
Sebelum diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhir, jenazah akan disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka yang beralamat di Jalan Garuda Baru. Kesempatan ini memungkinkan kerabat dekat dan rekan kerja untuk memberikan penghormatan terakhir secara langsung. Rangkaian prosesi akan berlanjut dengan pelaksanaan salat jenazah kedua di Masjid Al Mukarramah, Martapura, menandai perjalanan terakhir menuju tempat peristirahatan abadi.
Puncak prosesi pemakaman dijadwalkan usai Salat Asar, di mana jenazah akan dimakamkan di Taman Bahagia, Martapura. Lokasi ini dipilih sebagai tempat peristirahatan terakhir yang tenang, menghadap sang Pencipta, setelah sekian lama almarhum mengabdi untuk kemaslahatan umat dan daerah.
Kepergian H. Rudy Arifin memang menjadi kehilangan yang besar bagi Kalimantan Selatan. Namun, narasi tentang dedikasi, kepemimpinan, dan ketulusannya akan terus hidup dalam ingatan kolektif masyarakat Banua.
Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat, ampunan, dan tempat terbaik di sisi-Nya untuk almarhum H. Rudy Arifin. Kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan, khususnya putra-putri dan cucu tercinta, semoga diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan yang luar biasa dalam menghadapi duka yang mendalam ini. Selamat jalan, Abah. Jejak pengabdianmu akan selalu abadi di hati masyarakat Kalimantan Selatan.