unique visitors counter
⌂ Beranda News Partai Sayap Kanan Jerman Menang Telak di Sachsen-Anhalt, Gagal Kuasai Parlemen
News

Partai Sayap Kanan Jerman Menang Telak di Sachsen-Anhalt, Gagal Kuasai Parlemen

Pendukung AfD merayakan hasil pemilihan di Sachsen-Anhalt
Partai Sayap Kanan Jerman Menang Telak di Sachsen-Anhalt, Gagal Kuasai Parlemen
A A Ukuran Teks16px

Ia mengatakan bahwa "tangan kami terulur kepada semua yang ingin membuat Sachsen-Anhalt lebih baik dan membawa Jerman maju".

Sementara itu, Sekretaris Jenderal CDU, Franziska Hoppermann, menegaskan partainya tidak akan bekerja sama dengan AfD. "AfD adalah partai ekstremis kanan.

Mereka ingin meninggalkan euro, itu akan menjadi kehancuran ekonomi... mereka bekerja sama erat dengan Rusia," ujarnya.

Gubernur petahana dari CDU, Sven Schulze, mengucapkan selamat kepada AfD atas kemenangannya, tetapi belum menjelaskan langkah selanjutnya.

Upaya untuk membentuk aliansi melawan AfD akan sulit karena membutuhkan dukungan dari Partai Kiri yang selama ini ditolak CDU.

Sachsen-Anhalt adalah negara bagian dengan sekitar 2,1 juta penduduk di timur Jerman. AfD memiliki basis kuat di wilayah bekas komunis yang kurang makmur ini.

Cabang partai di negara bagian tersebut diklasifikasikan sebagai kelompok ekstremis kanan oleh badan intelijen domestik.

AfD dikenal dengan sikap anti-imigrasi dan pro-Rusia. Partai ini mengusung istilah "remigrasi" yang merujuk pada deportasi imigran.

Mereka juga ingin menghentikan bantuan untuk Ukraina dan mencabut sanksi terhadap Rusia, meskipun kebijakan luar negeri bukan wewenang pemerintah negara bagian.

Siegmund menempatkan "serangan deportasi" dan penghentian insentif bagi imigran sebagai prioritas utama.

Ia juga ingin menarik Sachsen-Anhalt dari penyiaran publik regional dan mengizinkan homeschooling yang selama ini dilarang di Jerman.

Meskipun AfD belum tentu berkuasa, hasil ini menunjukkan meningkatnya dukungan terhadap partai sayap kanan di Jerman.

Ini adalah kemenangan pemilihan negara bagian kedua bagi AfD setelah Thuringia dua tahun lalu, tetapi kali ini selisih kursi lebih tipis.

📰 Update Terbaru