unique visitors counter
⌂ Beranda News Erupsi Gunung Anak Krakatau: 48 Jemaah Umrah Bengkulu Tertahan di Bandara
News

Erupsi Gunung Anak Krakatau: 48 Jemaah Umrah Bengkulu Tertahan di Bandara

Jemaah umrah menunggu di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu
5 Artis Terjebak Gara-gara Penutupan Bandara Akibat Erupsi Anak Krakatau
A A Ukuran Teks16px

Bengkulu – Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau membuat puluhan jemaah umrah asal Bengkulu tertunda keberangkatannya. Penerbangan dari Bandara Fatmawati Soekarno menuju Jakarta dibatalkan.

Pantauan di bandara sekitar pukul 11.05 WIB menunjukkan para jemaah masih berada di area terminal. Sebagian duduk menunggu informasi, sementara lainnya beristirahat dengan barang bawaan.

Pembatalan ini berdampak pada rencana perjalanan rombongan yang seharusnya terbang pagi hari. Dari Jakarta, mereka masih harus melanjutkan penerbangan internasional menuju Arab Saudi.

Penerbangan Pagi Dibatalkan Total

Pembimbing jemaah Rasyiiqah Travel, Junaidi Hamzah, mengungkapkan rombongannya dijadwalkan berangkat sekitar pukul 06.00 WIB. Namun, penerbangan tersebut resmi dibatalkan.

"Kami dari Rasyiiqah Travel, kebetulan saya diamanahkan untuk menemani jemaah. Mestinya kita berangkat jam 6 pagi.

Tapi penerbangan yang untuk pagi dibatalkan," kata Junaidi, Minggu (6/9/2026).

Menurut Junaidi, pembatalan tidak hanya terjadi pada penerbangan rombongannya. Informasi dari tim di Jakarta menyebut seluruh penerbangan pagi masih belum berjalan normal.

"Ada seluruh penerbangan untuk pagi itu dibatalkan.

Sampai saat ini, sekarang ini sudah jam 10.00, kita menerima laporan dari tim kita Jakarta, untuk sementara ini belum bisa.

Seluruh penerbangan keluar, termasuk Jakarta dulu, seluruhnya di-cancel-kan dulu," ujarnya.

Kondisi ini membuat jemaah belum bisa memastikan kapan perjalanan menuju Jakarta dapat dilanjutkan. Mereka masih menunggu kepastian jadwal dari maskapai.

48 Jemaah Menunggu Kepastian

Dari Rasyiiqah Travel, terdapat 48 jemaah yang dijadwalkan berangkat pada hari tersebut. Junaidi menjelaskan jumlah rombongan sengaja dibatasi agar pendampingan terhadap jemaah tetap maksimal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai jadwal penerbangan pengganti. Para jemaah diimbau tetap berada di bandara dan memantau pengumuman selanjutnya.

📰 Update Terbaru