unique visitors counter
⌂ Beranda News Bandara Jakarta Perpanjang Penutupan Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau
News

Bandara Jakarta Perpanjang Penutupan Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

Penumpang mengantre di bandara Soekarno-Hatta saat penerbangan dibatalkan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau
Bandara Jakarta Perpanjang Penutupan Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau
A A Ukuran Teks16px

Setidaknya empat bandara, termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta, memperpanjang penutupan dari Senin pagi hingga pukul 18.00 WIB.

Hal ini disampaikan operator bandara Angkasa Pura dalam unggahan di media sosial.

Bandara Halim Perdanakusuma, yang melayani penerbangan sipil dan militer, juga tetap ditutup.

Sementara itu, sebuah bandara kecil di Sumatra Selatan telah kembali beroperasi mulai Senin pukul 09.00 WIB.

Ancaman erupsi masih tinggi

Lebih dari 240 penerbangan domestik dan internasional telah dibatalkan atau ditunda akibat abu vulkanik pada Senin pagi saja.

Bandara Soekarno-Hatta menyebutkan hampir 30.000 penumpang terkena dampaknya.

Juru bicara bandara, Yudhistiawan, yang seperti banyak orang Indonesia hanya memiliki satu nama, mengatakan, "Kami memahami situasi ini memengaruhi rencana perjalanan penumpang.

Oleh karena itu, sejak awal penutupan sementara, kami fokus memastikan kebutuhan penumpang tetap terpenuhi."

Badan Geologi memperingatkan bahwa kemungkinan erupsi masih tinggi hingga Senin pagi.

Kepala badan tersebut, Lana Saria, menjelaskan bahwa ancaman erupsi berasal dari lontaran batuan pijar disertai hujan abu lebat.

Potensi bahaya lain muncul dari aliran lava jika erupsi kembali berlanjut. Anak Krakatau berada di selat yang memisahkan Pulau Jawa dan Sumatra.

Gunung ini aktif secara sporadis sejak muncul dari laut pada awal abad lalu di kaldera yang terbentuk setelah letusan Gunung Krakatau pada 1883.

Tsunami 2018 yang dipicu oleh runtuhnya sebagian Anak Krakatau menewaskan 429 orang dan membuat ribuan orang mengungsi.

📰 Update Terbaru