Pameran IFA 2026 resmi ditutup pada 8 September di Berlin.
Ajang tahun ini terasa berbeda dengan kehadiran perusahaan China yang mendominasi hampir setengah dari 1.900 lebih peserta pameran.
Xiaomi untuk pertama kalinya membuka booth di IFA dengan luas 3.300 meter persegi dan memamerkan lebih dari 380 produk.
Sementara itu, Samsung untuk pertama kalinya dalam 35 tahun tidak hadir di lantai pameran utama.
AMD membuka acara dengan keynote tentang 'AI pribadi' yang berjalan di perangkat sendiri, bukan di cloud. Di balik keynote, ada banyak perangkat keras nyata dengan harga yang jelas.
Ponsel dan Perangkat Pintar
Xiaomi 18 Fold menjadi sorotan utama pameran, meski tidak diluncurkan di Berlin.
Ponsel lipat ini pertama kali diperkenalkan di China pada 7 September dengan harga mulai 12.000 yuan (sekitar $1.787).
Xiaomi 18 Fold mengusung bentuk 'paspor' yang pendek dan lebar, dengan layar penutup 5,38 inci dan layar dalam 7,58 inci.
Ponsel ini juga menjadi yang pertama menggunakan chipset XRing O3 buatan Xiaomi.
Xiaomi mengonfirmasi bahwa Eropa menjadi pasar prioritas, tetapi belum memberikan tanggal ketersediaan untuk 18 Fold di luar China.
Merek smart home Xiaomi, Mijia, resmi masuk Eropa dengan lebih dari 2.000 SKU di 130 kategori.
Produk yang dipamerkan termasuk mesin cuci tiga tabung dan AC dengan radar gelombang milimeter.
Xiaomi Auto juga menandatangani nota kesepahaman dengan delapan grup dealer terbesar di Jerman untuk peluncuran SU7 dan YU7 pada 2027.
Roborock memperkenalkan Saros Rover, robot pembersih dengan roda-kaki yang bisa menaiki anak tangga. Namun, produk ini masih konsep dan diperkirakan baru rilis 2027.
