Polisi Nepal menyatakan telah meningkatkan kewaspadaan untuk memastikan keamanan anak-anak dan perempuan di kamp pengungsian.
Juru bicara kepolisian Nepal, Abi Narayan Kafle, mengatakan kepada AFP bahwa mereka kini lebih waspada di pusat penampungan sementara di daerah terdampak, terutama untuk melindungi anak-anak, perempuan, dan kelompok minoritas dari risiko pelecehan seksual.
Kafle menambahkan bahwa konseling psikososial juga telah mulai diberikan di berbagai kamp.
Meskipun penyebab pasti runtuhnya gletser belum jelas, perubahan iklim disebut mempercepat pencairan gletser di seluruh dunia dan meningkatkan risiko bencana serupa.
Nepal, negara berpenduduk 30 juta yang sebagian besar rural dan minim kontribusi emisi gas rumah kaca, memperkirakan biaya rekonstruksi mencapai miliaran dolar.
Kafle mengatakan petugas keamanan telah melibatkan warga untuk mencari jenazah yang diduga terkubur puing.
Kami memulai kampanye pencarian khusus untuk jenazah di sepanjang koridor Sungai Bhotekoshi, ujarnya.
Kami juga menggunakan drone untuk mencari jenazah, pungkasnya.