unique visitors counter
⌂ Beranda News Hari Keenam SAR Selat Sunda: 15 Kapal Sisir Selatan Anak Krakatau
News

Hari Keenam SAR Selat Sunda: 15 Kapal Sisir Selatan Anak Krakatau

Kapal SAR menyisir perairan selatan Gunung Anak Krakatau
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

Perairan selatan Gunung Anak Krakatau kembali menjadi titik konsentrasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda sejak Senin, 7 September 2026.

Memasuki hari keenam operasi SAR, Minggu, 13 September 2026, tim SAR gabungan mengerahkan 15 kapal dan satu helikopter untuk menyisir area seluas 6.024 mil laut persegi.

Dari enam sektor pencarian yang ditetapkan, delapan kapal difokuskan di sektor X, kawasan perairan selatan Gunung Anak Krakatau di perbatasan Banten-Lampung.

Fokus di sektor tersebut bukan tanpa alasan.

Dalam dua operasi SAR sebelumnya, tim menemukan sejumlah benda yang dinilai menjadi petunjuk penting untuk menentukan pola pencarian selanjutnya.

"Untuk hari keenam ini kami fokuskan di sektor X karena dua kali pelaksanaan operasi SAR sebelumnya terdapat beberapa temuan yang bisa menjadi pertimbangan," ungkap Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, Minggu 13 September 2026.

Menurutnya, sektor X memiliki luas sekitar 681 mil laut persegi.

Delapan kapal yang dikerahkan untuk menyisir kawasan tersebut terdiri dari KN SAR Tetuka, RBB Pecang, RIB 02 Basarnas Banten, RIB 02 Basarnas Lampung, Kapal Polisi 2016, Kapal Polisi 2013, KM Garuda, dan KM Bima.

Sektor X sebelumnya juga menjadi lokasi ditemukannya empat benda yang kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan identifikasi.

"Hasil temuan yang kemarin ditemukan oleh KN SAR Tetuka sudah kami serahkan ke pihak kepolisian. Untuk hasil identifikasi, kita sama-sama menunggu," ujar Al Amrad.

Selain sektor X, pencarian hari keenam dibagi menjadi lima sektor laut dan satu sektor udara.

Sektor V mencakup area sekitar 840 mil laut persegi dengan mengerahkan KRI Kerambit dan KRI Teluk Gilimanuk.

📰 Update Terbaru