unique visitors counter
⌂ Beranda News Trump Remehkan Pengawasan AI, Tak Mau AS Kalah dari China
News

Trump Remehkan Pengawasan AI, Tak Mau AS Kalah dari China

Presiden AS Donald Trump berbicara kepada wartawan
Trump Remehkan Pengawasan AI, Tak Mau AS Kalah dari China
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

"Sejujurnya, saya ingin tetap seperti itu karena siapa pun yang menang AI, dialah yang menang," ujarnya.

Presiden China Xi Jinping dijadwalkan datang ke Gedung Putih akhir September untuk bertemu Trump, dan AI kemungkinan akan menjadi salah satu topik yang mereka bahas.

AI telah menjadi isu utama pada tahun pemilu di Amerika Serikat karena beberapa perusahaan terbesar negara itu membangun jaringan gudang komputasi nasional di kota-kota kecil.

Warga Amerika dari kedua partai semakin menyuarakan kekhawatiran tentang berkurangnya lahan pertanian dan pasokan air serta tagihan listrik yang meningkat.

Trump tetap mendukung pusat data bahkan ketika baik Republikan maupun Demokrat menjauhinya dan banyak komunitas berusaha memblokirnya.

Mantan Presiden Barack Obama, seorang Demokrat, mengatakan partainya harus menjadikan AI sebagai isu kampanye.

"Saya akan membicarakan ini, dan saya akan mengatakan, 'Inilah rencana kami untuk keselamatan, inilah rencana kami untuk memastikan anak-anak kita tidak dirusak oleh ini.'

...

Saya akan memikirkan dampak ekonomi dengan cara yang sangat konkret dan memahami apa artinya jika ada penggantian pekerjaan.

Di mana itu akan terjadi? Bagaimana kita akan merespons?"

katanya pada acara pekan lalu bersama pemimpin Demokrat di DPR AS, Perwakilan New York Hakeem Jeffries, menurut transkrip yang dirilis kantornya.

Pertemuan Gedung Putih dan Seruan Kongres

Kevin Hassett, direktur Dewan Ekonomi Nasional di Gedung Putih, mengatakan ia memperkirakan pertemuan akan diadakan pekan ini yang melibatkan pejabat administrasi yang mengawasi kebijakan siber serta sains dan teknologi untuk membahas langkah selanjutnya.

Trump juga dapat bertemu dengan anggota Kongres, beberapa di antaranya juga menyuarakan kekhawatiran tentang cepatnya perkembangan AI.

📰 Update Terbaru