unique visitors counter
⌂ Beranda News Gates Foundation Peringatkan AI Bisa Perlebar Ketimpangan, Janji Rp16 Triliun
News

Gates Foundation Peringatkan AI Bisa Perlebar Ketimpangan, Janji Rp16 Triliun

Bill Gates saat menghadiri acara di Gedung Putih
Gates Foundation Peringatkan AI Bisa Perlebar Ketimpangan, Janji Rp16 Triliun
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

“Kami belum menyerah pada AS,” kata Suzman kepada The Associated Press dalam sebuah wawancara.

Ia mengakui periode ini menantang dengan pemerintah AS, tetapi yakin masih ada argumen yang bisa diajukan.

Laporan yang telah lama disiapkan itu muncul saat eksekutif perusahaan AI terkemuka mendesak industri memperlambat pengembangan.

Pengunduran diri seorang mantan peneliti Anthropic karena kekhawatiran soal tanggung jawab pengembang menghidupkan kembali debat tersebut.

Gates menyampaikan kekhawatiran serupa dalam unggahan di situsnya bulan lalu.

AI akan menjadi “penyetara terbesar” atau “sumber ketidakadilan terburuk,” tulisnya.

Ia mengakui teknologi itu akan memberdayakan orang untuk melakukan penipuan, disinformasi, pengawasan, serangan siber, dan bioterorisme.

Gates Foundation, salah satu penyandang dana kesehatan global terbesar, lebih fokus mendemokratisasi manfaat AI ketimbang mendanai pengamanannya.

Gates berjanji dalam unggahan blognya bulan lalu bahwa “semua pekerjaan kami” akan “memanfaatkan AI sepenuhnya.”

Namun, pasar akan merancang alat AI terbaik lebih dulu untuk mereka yang mampu membelinya, kata Gates.

“Begitulah ketimpangan bertambah: teknologi yang mempermudah hidup, meningkatkan produktivitas, dan kadang menyelamatkan nyawa tiba lebih dulu bagi mereka yang sudah paling berkecukupan,” tulisnya.

Gates Foundation memandang AI sebagai “alat yang berpotensi transformatif” bagi “dunia yang sedang sedikit dilanda krisis,” menurut Suzman.

Yayasan itu memproyeksikan 2025 sebagai tahun pertama pada abad ini dengan peningkatan kematian anak dalam laporan tahun lalu.

Gangguan pemerintahan Trump terhadap program bantuan AIDS global telah menghambat upaya pencegahan dan pengobatan penyakit itu di puluhan negara.

Sementara itu, kesenjangan antara negara kaya dan miskin semakin melebar menurut laporan PBB terbaru.

📰 Update Terbaru