unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Empat Musim Pertiwi Wakili Indonesia di Oscar 2027, Film ke-27 Pilihan Komite
Hiburan

Empat Musim Pertiwi Wakili Indonesia di Oscar 2027, Film ke-27 Pilihan Komite

Empat Musim Pertiwi Wakili Indonesia di Oscar 2027, Film ke-27 Pilihan Komite
Empat Musim Pertiwi Wakili Indonesia di Oscar 2027, Film ke-27 Pilihan Komite
A A Ukuran Teks16px

Empat Musim Pertiwi (Four Seasons in Java) terpilih sebagai perwakilan resmi Indonesia untuk kategori Best International Feature Film di Academy Awards ke-99 atau Oscar 2027.

Kabar itu diumumkan Forka Films selaku rumah produksi film yang dibintangi Putri Marino dan Arya Saloka tersebut.

Film ini disutradarai Kamila Andini dan diproduseri Ifa Isfansyah.

Alasan Kamila Andini dan Jejak Festival

Kamila menyebut film ini berakar kuat pada konteks Indonesia, tetapi pertanyaan yang diangkatnya mengenai trauma, ingatan, kekerasan, dan pemulihan bersifat universal.

Ia merasa terhormat film tersebut akan mewakili Indonesia di ajang Academy Awards.

Empat Musim Pertiwi merupakan hasil kerja sama produksi internasional antara Indonesia, Singapura, Belanda, Norwegia, Jerman, Prancis, Polandia, dan Thailand.

Film yang ditulis dan digarap Kamila Andini itu tayang perdana di Toronto International Film Festival (TIFF) 2026.

Di TIFF, film ini terpilih tayang dalam program Centerpiece.

Film ini juga menjadi salah satu film Indonesia yang ikut tayang di Busan International Film Festival 2026 dalam program A Window on Asian Cinema.

Dengan begitu, Empat Musim Pertiwi merupakan film ke-27 wakil Indonesia yang merupakan hasil pilihan Komite Seleksi Oscar Indonesia.

Indonesia masih berpeluang memiliki wakil ke Oscar dalam kategori yang sama apabila Ibuku atau Laut Bercerita berhasil memenangkan kompetisi utama Busan International Film Festival 2026 dan bersedia mendaftar secara mandiri.

Hal itu mengingat Academy of Motion Picture Arts and Sciences selaku penyelenggara Academy Awards menambah jalur penerimaan kandidat film untuk Best International Feature Film lewat jalur festival.

Jalur tambahan itu adalah film bisa mendaftarkan dirinya sendiri tetapi harus memenangkan kompetisi utama di festival-festival film yang sudah ditentukan, yaitu Toronto International Film Festival, Berlin International Film Festival, Cannes Film Festival, Venice Film Festival, dan Busan International Film Festival.

Empat Musim Pertiwi mengikuti kisah Pertiwi (Putri Marino) yang kembali ke kampung halaman terpencilnya setelah 20 tahun demi menata ulang hidupnya.

Saat ia pergi dulu, masuknya aliran listrik sempat membawa harapan bagi desa tersebut.

Namun ternyata fasilitas itu tidak banyak membawa perubahan berarti.

Desa itu justru terasa lebih kelam dari sebelumnya.

Situasi pun terasa berat: sahabatnya menikah dengan mantan kekasihnya, orang tuanya bersikap memusuhi kepulangannya, dan sosok keibuan yang dulu menjadi tempatnya mencari kenyamanan telah terusir.

Yang terparah, orang-orang yang dulu menjebloskannya ke penjara kini justru menjadi pihak yang paling berkuasa.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru