Google Pixel 11 Pro resmi hadir sebagai penerus Pixel 10 Pro dengan sejumlah peningkatan bertahap. Namun harga keduanya kini terpaut cukup jauh.
Versi dasar 256GB Pixel 11 Pro dibanderol €1.100, sementara model dasar 128GB Pixel 10 Pro kini berada di kisaran €770.
Pertanyaannya, apakah premium Pixel 11 Pro sepadan?
Dari sisi desain, kedua ponsel nyaris kembar.
Dimensi Pixel 11 Pro 152,7 x 71,9 x 8,4 mm dengan bobot 204 gram, sedangkan Pixel 10 Pro 152,8 x 72,0 x 8,5 mm dan 207 gram.
Keduanya memakai panel Gorilla Glass Victus 2 dan rangka aluminium. Perbedaan utama hanya pada pilihan warna bodi dan kaca edge-to-edge di rumah kamera.
Rating ketahanan air dan debu juga identik, yakni IP68. Secara desain, tidak ada keunggulan berarti yang bisa diklaim salah satu pihak.
Layar dan Performa
Kedua ponsel mengusung panel LTPO OLED 6,3 inci dengan resolusi 1280 x 2856 piksel dan refresh rate dinamis 120Hz.
Dukungan HDR10+ juga tersedia di keduanya.
Menurut spesifikasi resmi, Pixel 11 Pro menawarkan kenaikan kecil pada kecerahan otomatis maksimum, 2.400 nits versus 2.200 nits, dan puncak 3.600 nits versus 3.300 nits.
Hasil pengujian menunjukkan layar Pixel 11 Pro memang sedikit lebih terang, 2.426 nits berbanding 2.351 nits.
Puncaknya juga naik tipis, 3.283 nits versus 3.165 nits.
Meski demikian, selisih tersebut tergolong minim dan sulit terlihat dalam pemakaian sehari-hari. Keduanya sama-sama dinamis dengan rentang 1Hz hingga 120Hz.
Untuk performa, Pixel 11 Pro ditenagai Tensor G6 berbasis proses 3nm.
Chip ini memakai CPU tujuh inti, terdiri dari 1x4,1 GHz ARM C1-Ultra, 4x3,4 GHz ARM C1-Pro, dan 2x2,65 GHz ARM C1-Pro.
Seluruh inti tersebut berjalan pada clock lebih tinggi dibanding Tensor G5 di Pixel 10 Pro. GPU-nya adalah IMG CXTP-48-1536 dari Imagination yang memakai arsitektur Series C.
Pilihan memori juga berbeda. Pixel 11 Pro menyediakan 12GB atau 16GB RAM tergantung konfigurasi penyimpanan, dengan penyimpanan dasar kini 256GB.
Sementara Pixel 10 Pro menawarkan penyimpanan dasar 128GB hingga 1TB, dan semuanya dibekali RAM 16GB. Ini menjadi catatan tersendiri bagi versi dasar Pixel 11 Pro.
Dalam benchmark, Tensor G6 mencatatkan lompatan CPU yang cukup besar. Performa multi-core-nya lebih dari 20% di atas Tensor G5, sedangkan single-core hampir 20% lebih tinggi.
Namun sisi GPU nyaris tidak berubah. Google disebut telah memperbaiki sejumlah masalah kompatibilitas game populer yang sempat muncul saat peluncuran.
Keduanya juga menawarkan performa berkelanjutan yang sebanding, dengan retensi sekitar 60% untuk CPU dan 70% untuk GPU dalam uji stres.
Baterai, Pengisian, dan Kamera
Kapasitas baterai Pixel 11 Pro hampir sama dengan pendahulunya, yakni 4.850 mAh berbanding 4.870 mAh. Selisih 20 mAh ini tidak akan terasa signifikan.
Meski begitu, efisiensi Tensor G6 membuat daya tahan Pixel 11 Pro lebih baik.
Skor Active Use-nya mencapai 15:38 jam, sekitar 3:33 jam lebih lama dari Pixel 10 Pro.
Pengujian panggilan dan web berada di kisaran serupa, tetapi streaming video dan terutama daya tahan gaming meningkat cukup drastis.
Untuk pengisian kabel, keduanya sama-sama mendukung 30W via Power Delivery. Mode Extreme Charging baru di seri Pixel 11 tidak memberi dorongan berarti.
Pixel 11 Pro mengisi 27% dalam 15 menit dan 55% dalam 30 menit, penuh dalam 85 menit. Pixel 10 Pro mencatat 29% dan 54%, penuh dalam 88 menit.
Pembeda utamanya ada di pengisian nirkabel. Pixel 11 Pro mendukung 25W, sedangkan Pixel 10 Pro maksimal 15W.
Keduanya butuh charger magnetik kompatibel Qi2.2.
Pada sektor audio, kedua ponsel memakai speaker stereo hibrida.
Pixel 11 Pro sedikit lebih pelan dengan skor "Good", tetapi kualitas suaranya lebih kaya dan bass lebih kuat.
Untuk kamera, keduanya mengusung tiga kamera belakang: wide utama, ultrawide, dan telephoto. Kamera utama 50MP dengan sensor 1/1,3" tampaknya tidak berubah.
Telephoto Pixel 11 Pro kini memakai sensor lebih besar, 1/1,95" versus 1/2,51" pada model tahun lalu.
Namun jarak fokus minimumnya justru lebih panjang, sekitar 39cm.
Kamera ultrawide dan selfie disebut masih sama.
Ada dua fitur perangkat lunak baru, Magic Capture dan Camera Looks, yang dinilai belum terlalu memengaruhi keputusan pembelian.
Di siang hari, foto kamera utama kedua ponsel mirip dengan karakter khas Pixel.
Pixel 11 Pro menawarkan detail lebih halus, definisi lebih baik, dan penajaman yang tidak terlalu agresif.
Pada zoom 2x, keduanya sama-sama kurang mengesankan. Pixel 10 Pro menghasilkan dedaunan yang sangat tajam, sementara Pixel 11 Pro memilih tampilan lebih lembut.
Di 5x dan 10x, Pixel 11 Pro cenderung lebih tajam dan menyajikan detail dengan cara yang lebih halus.
Namun keunggulannya tidak terlalu besar.
Untuk ultrawide, perbedaan keduanya paling minim.
Di kondisi minim cahaya, kamera utama keduanya kembali tampil mirip, dengan Pixel 11 Pro sedikit lebih hangat dan detail.
Pada 5x low light, sensor lebih besar Pixel 11 Pro tidak memberi keunggulan nyata. Di 10x, Pixel 10 Pro cenderung lebih berisik, sedangkan Pixel 11 Pro lebih bersih.
Menariknya, foto ultrawide low light Pixel 10 Pro justru konsisten lebih tajam. Hasil serupa juga ditemukan pada unit Pixel 11 Pro XL, sehingga bukan sekadar unit yang bermasalah.
Untuk selfie, Pixel 11 Pro sedikit unggul dalam cahaya terang, tetapi justru lebih lemah di kondisi minim cahaya.
Kamera depan keduanya sama-sama memakai lensa ultrawide dengan autofokus.
Soal video, keduanya menawarkan perekaman 4K60 di semua kamera dan 8K30 lewat pemrosesan berbasis cloud. Pixel 11 Pro bisa HDR hingga 4K60, sedangkan Pixel 10 Pro maksimal 4K30.
Video siang hari keduanya lebih mirip daripada berbeda di semua tingkat zoom. Di kondisi gelap, klip kamera utama dan ultrawide nyaris identik.
Kesimpulannya, Pixel 11 Pro menawarkan peningkatan bertahap di CPU, daya tahan baterai, pengisian nirkabel, kecerahan layar, kualitas audio, dan perekaman video.
Namun Pixel 10 Pro yang kini lebih murah tampil dan terasa hampir tak bisa dibedakan. Speaker-nya lebih kencang, GPU-nya lebih baik, dan RAM versi dasarnya lebih besar.
Kualitas kamera keduanya pun relatif setara.
Kecuali Anda menginginkan fitur spesifik seperti perekaman video 4K60 HDR, menabung dengan memilih model 2025 bisa jadi pilihan lebih masuk akal.