Basis data European Product Registry for Energy Labelling (EPREL) mengungkap kapasitas baterai tiga perangkat Vivo X500 Series untuk pasar global.
Dokumen regulasi Eropa itu menunjukkan penurunan kapasitas baterai pada varian internasional jika dibandingkan dengan edisi China.
Rincian Kapasitas Baterai Vivo X500 Series Global
Sertifikasi EPREL memuat tiga nomor model terdaftar, yakni Vivo V2621, V2622, dan V2610.
Otoritas mencatat kapasitas rated masing-masing perangkat sebesar 6.305 mAh, 5.180 mAh, serta 6.570 mAh.
Nomor model V2610 mengarah kuat pada Vivo X500 Pro Max edisi global.
Perangkat flagship ini kemungkinan mengemas kapasitas tipikal sekitar 6.800 mAh.
Angka tersebut menandai pemangkasan kapasitas yang cukup drastis.
Pasalnya, Vivo membekali varian China dengan baterai berkapasitas 8.000 mAh.
Model V2621 mewakili varian Vivo X500 Pro untuk pasar global.
Model ini membawa kapasitas tipikal 6.510 mAh, sehingga tetap setara dengan versi domestik China.
Sementara itu, identitas model V2622 masih memicu perdebatan teknis.
Basis data IMEI mencatat nomor tersebut sebagai X500 Pro, namun sertifikasi terdahulu melabeli nomor V2619 sebagai varian standar.
Model V2622 menawarkan kapasitas tipikal sekitar 5.300 mAh.
Angka ini terpaut jauh di bawah varian reguler China yang memiliki daya 7.500 mAh.
Dokumen EPREL turut membeberkan aspek ketahanan fisik ketiga gawai anyar ini.
Seluruh varian mengusung sistem operasi Android, rating efisiensi energi A, dan sertifikasi tahan air serta debu IP68.
Hasil uji siklus baterai menunjukkan daya tahan hingga 72 jam 5 menit pada model V2610.
Model V2621 mencatatkan waktu 64 jam 31 menit, sedangkan model V2622 bertahan selama 53 jam 40 menit.
Pasar menantikan pengumuman resmi dari Vivo mengenai peluncuran global lini ini.
Pabrikan asal China tersebut memproyeksikan peluncuran internasional pada November atau Desember mendatang.
