unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle Baedari Incheon, Lorong Toko Buku Bekas yang Menjaga Sejarah dan Mendunia
Lifestyle

Baedari Incheon, Lorong Toko Buku Bekas yang Menjaga Sejarah dan Mendunia

Lorong toko buku bekas Baedari di Incheon, Korea Selatan
Baedari Incheon, Lorong Toko Buku Bekas yang Menjaga Sejarah dan Mendunia
A A Ukuran Teks16px

Bangunan Najeun Munteok dimiliki Kwak Hyeon-suk, pendiri Abel Bookstore.

Selain sempat bekerja sebagai tenaga kerja keliling pada akhir 1970-an, Kwak menjalankan toko buku bekasnya sejak 1973.

Nama Abel berasal dari warisan Kristen yang kuat dan gagasan menjaga niat awal yang murni.

Jika Hanmi Books dan sejumlah toko lain dikelola anak pemilik aslinya, Kwak, 76 tahun, tidak memiliki ahli waris atau rencana mengalihkan kepemilikan.

“Tidak mudah mewariskan toko buku kepada orang yang tidak punya cinta dan pengalaman soal buku,” kata Kwak.

Ia mengaku telah menanamkan seluruh hidupnya di toko itu dan ingin mendorong lebih banyak orang membuka toko sendiri.

Semangat itu menular kepada Kim.

“Siapa pun yang bertemu [Ibu Kwak] bisa merasakan energinya,” kata Kim.

Kim tertarik pada bangunan yang dimiliki dan direnovasi Kwak sendiri, lalu memberanikan diri membuka toko buku di sana.

Pada puncaknya sepanjang 1970-an hingga 1990-an, Baedari memiliki hingga 50 toko buku bekas.

Jumlah itu mulai menurun saat krisis keuangan Asia pada akhir 1990-an.

Setelah menetap di lokasi ketujuh dan terakhirnya di lorong itu pada 1995, Kwak ikut dalam gerakan menjaga kawasan dari pembangunan yang mendesak.

Mulai 2007, ia melakukan protes sehari-hari seorang diri di depan Balai Kota Incheon selama hampir tiga tahun.

Ia menuntut jalan tembus yang direncanakan dibangun sebagai terowongan bawah tanah, bukan memotong kawasan Baedari.

Pada tahun yang sama, Abel Bookstore membuka festival puisi komunitas rutin dengan slogan “You Are All Poets” yang berlangsung hingga 2025.

Berkat upaya Kwak dan lainnya, Baedari Book Alley terselamatkan dan kini dipromosikan pemerintah lokal sebagai jalan seni dan budaya.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru