Festival tersebut dijalankan ruang budaya serbaguna Patchwork Baedari yang dibuka pada 2021.
Menurut penyelenggara Kim Hae-ri, festival tahun ini menjadi yang pertama menampilkan program berbahasa Inggris.
“Kami kedatangan pengunjung internasional dalam jumlah tak terduga tahun lalu dan beruntung ada orang di komunitas lokal yang membantu kami merancang tur berbahasa Inggris,” ujarnya.
Selain tur berbahasa Inggris, Unknown Book Festival akan menampilkan seniman residensi dari Thailand.
Acara lain yang terbuka untuk pengunjung meliputi pasar buku bersama kreator dari seluruh Korea di Sekolah Dasar Changyoung yang berusia 100 tahun di Incheon.
Ada pula stan DJ, meja membuat zine DIY dan kerajinan tangan lain, serta pasar aneka kuliner.
Patchwork Baedari berbagi tujuan para penjual buku lokal untuk menghidupkan kembali lorong toko buku bekas melalui kafe roasting, galeri, toko, dan ruang komunitas.
“Peran kami adalah menjadi katalis untuk membawa lebih banyak orang ke lorong yang dalam beberapa tahun terakhir menjadi sepi,” kata Kim Hae-ri.
Informasi dan reservasi Unknown Book Festival dapat diakses melalui patchwork. incheon.
kr.
Pembaruan soal proyek Baedari Bookbridge dan Najeun Munteok dapat diikuti lewat akun Instagram @baedari_bookbridge dan @sophie. bookshelf.