Open Tournament Domino ORADO Piala Panglima TNI 2026 resmi bergulir serentak di 101 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.
Kegiatan ini menjadi rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI dan berpusat di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.
Aspers Panglima TNI Marsekal Muda TNI Djohn Amarul meresmikan pembukaan turnamen secara daring dan luring.
Prosesi pembukaan terhubung melalui telekonferensi ke berbagai daerah dengan menyesuaikan tiga zona waktu Indonesia, yakni pukul 08.00 WIB, 09.00 WITA, dan 10.00 WIT.
"Bismillah, dengan ini Open Tournament Domino ORADO (101) Piala Panglima TNI 2026 saya nyatakan resmi dimulai," kata Djohn mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Djohn menyampaikan bahwa ajang kompetisi ini berfungsi mempererat silaturahmi serta memupuk kebersamaan antara prajurit TNI, anggota Polri, atlet, dan masyarakat umum.
Menurutnya, olahraga memegang peranan penting untuk membentuk karakter, disiplin, kerja sama, dan sportivitas para peserta.
"Hal inilah yang kemudian menjadi landasan karakter dan moral para peserta Open Tournament Domino untuk terus meningkatkan kemampuan setinggi-tingginya serta mencapai prestasi terbaik," ujar Djohn.
Diikuti 20.000 Peserta dan Target Rekor MURI
Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) menggarap turnamen berskala nasional ini setelah resmi bergabung sebagai anggota KONI Pusat pada Mei 2026.
Pelaksanaan acara di 32 provinsi ini melibatkan lebih dari 20.000 peserta guna memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Ketua Umum PB ORADO Yooky Tjahrial mengapresiasi dukungan penuh dari jajaran TNI atas ruang yang diberikan kepada cabang olahraga yang tergolong baru di bawah naungan KONI tersebut.
"Hari ini menjadi momen yang sangat istimewa bagi ORADO.
Kegiatan ini diselenggarakan serentak di 101 kota dan kabupaten yang tersebar di 32 provinsi, dengan melibatkan lebih dari 20.000 peserta," kata Yooky.
"Insya Allah, pencapaian ini akan tercatat dalam Rekor MURI sebagai kompetisi domino serentak dengan peserta terbanyak," ujarnya.
Yooky menjelaskan bahwa kompetisi di Mabes TNI diikuti oleh 512 tim atau sebanyak 1.024 atlet.
Pihaknya juga menggelar Celebrity Tournament yang diikuti sekitar 40 selebriti, musisi, dan influencer untuk memperluas jangkauan olahraga ini ke generasi muda.
"Khusus untuk pelaksanaan utama di Mabes TNI, Open Tournament diikuti oleh 512 tim atau 1.024 atlet," paparnya.
"Selain itu, kita juga mengadakan Celebrity Tournament untuk memperkenalkan olahraga domino kepada masyarakat secara lebih luas dan menarik generasi muda."
PB ORADO saat ini terus menjalankan sistem pembinaan atlet secara berjenjang mulai dari tingkat Kejurcab, Kejurprov, hingga Kejurnas.
Langkah pembinaan ini diproyeksikan untuk mempersiapkan cabang olahraga domino menuju agenda Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
"Dari kompetisi tersebut kami sudah melahirkan atlet-atlet dari berbagai daerah dan memiliki juara nasional," ujarnya.
"Target berikutnya tentu bagaimana olahraga domino dapat terus berkembang, termasuk dalam ikhtiar menuju PON 2028."
"Saya merasa sangat terhormat ORADO diberikan kesempatan menggelar pertandingan di tempat yang sangat baik ini," jelasnya.
"Kami berharap kerja sama dengan TNI tidak berhenti sampai di sini.
Mudah-mudahan ini menjadi titik awal bagi ORADO dan TNI untuk bersama-sama membangkitkan olahraga baru sekaligus memperkuat pembinaan atlet di Indonesia."
Skema Pertandingan dan Eksibisi Selebriti
Babak penyisihan utama di Mabes TNI membagi 512 tim ke dalam empat grup yang masing-masing berisi 128 tim.
Sistem gugur diberlakukan secara bertahap mulai dari 256 tim, 128 tim, 64 tim, 32 tim, 16 tim, hingga menyisakan delapan tim untuk fase semifinal dan empat tim terbaik di babak final.
Rangkaian acara juga dilengkapi pertandingan eksibisi selebriti yang dimulai pukul 16.00 WIB.
Babak final kategori selebriti dimainkan pada malam hari sebelum pelaksanaan partai puncak Open Tournament yang berlangsung dalam tiga set.
