unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Harga Emas Turun 0,8% ke US$4.145,68, Dolar dan Yield Obligasi Tekan Pasar
News

Harga Emas Turun 0,8% ke US$4.145,68, Dolar dan Yield Obligasi Tekan Pasar

Ilustrasi harga emas turun di tengah penguatan dolar dan yield obligasi tinggi
Harga Emas Turun 0,8% ke US$4.145,68, Dolar dan Yield Obligasi Tekan Pasar
A A Ukuran Teks16px

Harga emas kembali melemah pada perdagangan Jumat (2/10/2026) di tengah penguatan dolar AS dan tingginya imbal hasil obligasi.

Harga emas spot turun 0,8% menjadi US$4.145,68 per ons troi, membawa penurunan mingguan sekitar 3,3%.

Kontrak berjangka emas AS juga turun 0,7% menjadi US$4.173,50 per ons troi.

Data Tenaga Kerja AS dan Ekspektasi Suku Bunga

Data nonfarm payrolls menunjukkan penambahan hanya 29.000 pekerjaan pada September, jauh di bawah perkiraan 90.000.

Data Agustus juga direvisi turun dari 162.000 menjadi 133.000 pekerjaan.

Han Tan, chief market analyst Bybit, mengatakan emas masih menghadapi bias hawkish dari The Fed.

Meski dolar AS sedikit melemah, penguatan mingguan tetap terjadi, sementara yield obligasi tenor 10 dan 30 tahun mencapai level tertinggi sejak 2002.

Kombinasi dolar kuat dan yield obligasi tinggi menekan daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Data tenaga kerja yang lemah menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed bulan ini.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang kenaikan suku bunga Oktober turun menjadi sekitar 22%, dari sekitar 70% awal pekan.

Edward Meir, analis Marex, menyatakan pergerakan teknikal emas masih menunjukkan tekanan dan harga berpotensi melanjutkan pelemahan apabila siklus kenaikan suku bunga kembali berlanjut.

Logam Mulia Lain Ikut Tertekan

Harga perak spot turun 1,1% menjadi US$60,17 per ons troi, platinum melemah 1,9% menjadi US$1.692, dan palladium turun 0,4% menjadi US$1.166,25 per ons troi.

Ketiganya juga mencatat penurunan mingguan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru