unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Istana Kuno Ethiopia Berusia 2.800 Tahun Diduga Mampu Menopang 16 Lantai
News

Istana Kuno Ethiopia Berusia 2.800 Tahun Diduga Mampu Menopang 16 Lantai

Sisa struktur Istana Grat Be'al Gibri di Yeha, Ethiopia
Istana Kuno Ethiopia Berusia 2.800 Tahun Diduga Mampu Menopang 16 Lantai
A A Ukuran Teks16px

Sisa struktur Istana Grat Be'al Gibri di Yeha, Ethiopia, yang berusia 2.800 tahun diduga sebagai gedung pencakar langit pertama di dunia.

Temuan ini berpotensi menggeser rekor Home Insurance Building di Chicago yang berdiri sejak 1885.

Analisis pemodelan komputer modern menunjukkan bangunan administrasi monumental berukuran 60x60 meter tersebut memiliki dinding yang cukup kokoh.

Konstruksi awal yang diprediksi berkapasitas delapan lantai ternyata secara teoritis mampu menopang beban hingga 16 lantai.

Teknik Konstruksi dan Ketahanan Struktur

Ketahanan struktur bangunan batu puing fonolit dan mortar tanah liat ini ditopang oleh teknik pemasangan balok kayu yang unik.

Berbeda dari sistem konstruksi di Arab Selatan yang menyusun kayu secara vertikal dan horizontal, balok kayu pada istana ini dipasang secara eksklusif secara horizontal.

Sisa bangunan yang bertahan saat ini meliputi sebagian lantai dasar dengan ketebalan dinding sekitar 1,9 meter serta podium fondasi besar setebal 2,2 meter.

Ketebalan dinding yang berkurang ke arah atas secara teknis membantu meminimalkan beban struktur di tingkat yang lebih tinggi.

"Secara teoritis, jumlah lantai yang mungkin dibangun lebih banyak daripada delapan lantai yang sebelumnya diasumsikan sebagai jumlah maksimum yang mungkin dalam rekonstruksi virtual," tulis para peneliti yang dipimpin oleh Martin Drieschner dari Brandenburgische Technische Universität Cottbus-Senftenberg.

Para peneliti menggunakan analisis simulasi virtual untuk menguji batas ketahanan beban dinding pada kompleks bangunan kuno terbesar di wilayah Afrika Timur dan Arabia Selatan tersebut.

"Dalam skenario terburuk, bangunan itu bisa setinggi 16 lantai," tambahnya.

Meskipun memiliki kapasitas struktural untuk menahan beban hingga 16 tingkat, para peneliti menekankan bahwa hasil analisis ini tidak serta-merta membuktikan bangunan fisik tersebut benar-benar didirikan setinggi 16 lantai pada masa lalu.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru