PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) membukukan pendapatan lebih dari Rp50 miliar hingga kuartal III-2026.
Capaian itu tumbuh sekitar 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada sembilan bulan pertama 2025, perseroan mencatat pendapatan Rp45,30 miliar.
Emiten penyedia teknologi GPS tracker merek Fox Logger ini mencatat kenaikan di tengah tekanan beban usaha.
Penguatan dolar AS terhadap rupiah dan lonjakan harga komponen elektronik global menjadi sumber tekanan biaya.
Permintaan Korporat Jadi Penopang
Permintaan dari pelanggan korporat, terutama industri rental kendaraan dan logistik, menjadi pendorong utama kinerja perseroan.
CEO PT Sumber Sinergi Makmur Tbk Dr. Alamsyah menyebut kuartal III tahun ini memberikan tantangan besar.
Meski demikian, perseroan tetap mampu mencatat pertumbuhan pendapatan 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut Alamsyah, dorongan menekan efisiensi operasional membuat pelaku usaha semakin membutuhkan teknologi pemantauan armada.
Industri logistik dan rental dinilai memiliki kebutuhan pengelolaan armada yang semakin kompleks.
Fokus mereka tidak hanya pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga menekan biaya operasional agar profitabilitas tetap terjaga.
IOTF mengintegrasikan pemanfaatan artificial intelligence (AI) pada produk Fox Logger.
Teknologi yang beroperasi 16 tahun ini ditujukan untuk memaksimalkan produktivitas aset dan memantau pergerakan armada secara real-time.
Perusahaan juga mempertahankan kualitas layanan purna jual untuk menjaga kepercayaan konsumen.
Manajemen berencana terus mengelola efisiensi biaya secara terukur di tengah fluktuasi nilai tukar dan gejolak harga suku cadang elektronik.
Alamsyah menegaskan pertumbuhan perseroan dibangun di atas fundamental bisnis yang semakin kuat.
Fokusnya adalah menjaga kepercayaan pelanggan, berinovasi teknologi, dan memastikan solusi Fox Logger memberi dampak ekonomi nyata bagi operasional pelanggan.