PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) memberikan penjelasan terkait aksi gadai saham yang dilakukan tiga pemegang saham utamanya kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Informasi ini disampaikan melalui keterbukaan informasi perseroan, seperti dikutip dari Detik Finance.
Ketiga pemegang saham tersebut adalah PT Araya Agro Lestari (AAL), PT Baramega Citra Mulia Persada (BCMP), dan PT Citra Agro Raya (CAR).
Mereka menggadaikan seluruh kepemilikan saham PGUN sebagai jaminan fasilitas kredit.
PGUN Tidak Terlibat dalam Negosiasi Kredit
Direktur PGUN, Tamlikho, menegaskan bahwa perseroan tidak terlibat langsung dalam proses pembahasan fasilitas kredit antara pihak afiliasi dan Bank Mandiri.
Proses tersebut dilakukan oleh PT Jhonlin Baratama sebagai pihak debitur.
"Perseroan tidak terlibat penuh dalam proses pembahasan atau negosiasi fasilitas kredit, pengajuan fasilitas, persetujuan atau offering letter dari PT Bank Mandiri Tbk. Hal tersebut dikarenakan seluruh prosesnya dilakukan secara langsung antara PT Jhonlin Barata dalam hal ini selaku debitur dan PT Bank Mandiri Tbk," ujar Tamlikho.
Hubungan afiliasi antara PGUN dan PT Jhonlin Baratama berkaitan dengan Jhony Saputra.
Ia merupakan pemegang saham CAR dan AAL sekaligus menjabat sebagai komisaris Jhonlin Baratama.
Tamlikho juga menjelaskan bahwa PGUN tidak memberikan jaminan perusahaan atau corporate guarantee, aset, maupun dukungan lain terhadap fasilitas kredit tersebut.
Perseroan hanya menerima informasi mengenai aksi gadai saham yang dilakukan AAL, CAR, dan BCMP.
"Afiliasi Perseroan tersebut adalah PT Jhonlin Baratama, di mana terdapat hubungan afiliasi antara pemegang saham CAR dan AAL yaitu Jhony Saputra yang juga menjabat sebagai Komisaris di PT Jhonlin Baratama," jelasnya.
Perseroan turut memastikan tidak terdapat dana dari fasilitas kredit tersebut yang masuk ke PGUN.
Tamlikho menyebut perseroan juga tidak mengetahui rincian detail fasilitas kredit yang diterima PT Jhonlin Baratama dari Bank Mandiri.
"Tidak ada dana dari fasilitas kredit tersebut akan mengalir ke Perseroan, baik dalam bentuk pinjaman pemegang saham, penyetoran modal, maupun pembiayaan rencana usaha atau aksi korporasi Perseroan," imbuhnya.
Ketiga pemegang saham PGUN tercatat melakukan gadai saham pada 28 September lalu.
Araya Agro Lestari menggadaikan 100% atau setara 2.205.667.896 lembar saham PGUN.
Citra Agro Raya juga menggadaikan 100% atau setara 2.194.718.786 lembar saham PGUN.
Sementara itu, Baramega Citra Mulia Persada menggadaikan 100% atau setara 900.000.250 lembar saham perseroan.
"Sebagai jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh afiliasi Perseroan," tulis keterbukaan informasi tersebut.
Selain PGUN, aksi gadai saham juga dilakukan pada PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) oleh pengendali utama perseroan, PT Eshan Agro Sentosa, pada Rabu (30/9/2026).
Jumlah saham JARR yang digadaikan mencapai 100% atau setara 7.997.556.204 lembar saham milik PT Eshan Agro Sentosa.
Aksi tersebut dilakukan untuk peningkatan jaminan atas fasilitas kredit yang diterima JARR dari Bank Mandiri.
"Penandatangan Akta Gadai Saham milik PT Eshan Agro Sentosa, yang merupakan pengendali dari perseroan dalam rangka bagian dari pengikatan jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh perseroan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk," demikian pernyataan resmi tersebut.