unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Kalah 2-4 dari PSG, Maresca Sebut Manchester City Berkembang
News

Kalah 2-4 dari PSG, Maresca Sebut Manchester City Berkembang

Manajer Manchester City Enzo Maresca memberikan instruksi di pinggir lapangan
Kalah 2-4 dari PSG, Maresca Sebut Manchester City Berkembang
A A Ukuran Teks16px

Manchester City dinilai semakin mendekati level permainan Paris Saint-Germain (PSG) meski menelan kekalahan 2-4 pada fase liga Liga Champions 2026-2027 di Stadion Etihad, Manchester.

Manajer Manchester City, Enzo Maresca, tetap optimistis setelah timnya bangkit pada babak kedua.

Manchester City sempat tertinggal tiga gol pada babak pertama sebelum memperkecil selisih pada paruh kedua.

Menurut Maresca, tekanan tinggi dan kemampuan PSG bermain satu lawan satu di seluruh lapangan menjadi tantangan yang menunjukkan perkembangan timnya.

Maresca Apresiasi Gaya Permainan Agresif PSG

Maresca mengapresiasi pendekatan permainan PSG yang agresif dan dinamis.

Ia menilai karakter tersebut membuat pertandingan menarik sekaligus memberikan kesempatan bagi Manchester City untuk mengukur kemampuannya menghadapi salah satu tim kuat Eropa.

"Sejujurnya, saya sangat suka bermain melawan PSG karena mereka berani.

Saya tahu cara mereka menekan, mereka tidak peduli, mereka bermain satu lawan satu di seluruh lapangan, dan mereka cukup dinamis," ujar Maresca.

Ia juga menegaskan bahwa Manchester City merasa siap menghadapi gaya permainan tersebut.

Meski hasil akhir tidak berpihak kepada timnya, Maresca menilai penampilan anak asuhnya menunjukkan bahwa mereka semakin dekat dengan level PSG.

"Saya suka bermain melawan mereka dan saya pikir kami sudah siap, jujur saja," lanjut Maresca.

Menurut Maresca, situasi pada babak pertama menjadi lebih sulit setelah Manchester City kebobolan dua gol.

Menghadapi tekanan PSG dalam kondisi tertinggal membuat timnya harus berjuang lebih keras untuk kembali bersaing.

"Perasaan saya adalah kami sudah sampai, kami sudah dekat. Alasan mengapa kami kesulitan pada babak pertama adalah karena kami kebobolan dua gol.

Anda tahu, melawan mereka saja sudah sulit, lalu berpikir, 'Ya Tuhan, kami tertinggal 2-0, jadi ini semakin sulit'," kata Maresca.

Setelah pertandingan, Maresca juga berbicara dengan pelatih PSG, Luis Enrique.

Menurut Maresca, Enrique mengakui bahwa timnya beruntung dapat mempertahankan kemenangan setelah menghadapi perlawanan Manchester City sepanjang pertandingan.

"Luis mengatakan kepada saya pada akhir pertandingan bahwa mereka cukup beruntung selama 95 menit, tetapi kami kalah. Kami bisa melanjutkan," tutur Maresca.

Enrique Soroti Perbedaan Penampilan Dua Babak

Enrique menilai pertandingan tersebut berlangsung sesuai perkiraan PSG.

Ia melihat kedua tim sama-sama berusaha membangun serangan dan menerapkan tekanan tinggi, sehingga laga berjalan dengan intensitas yang besar.

"Pertandingan sangat seru dan apa yang kami pikirkan tentang laga kemarin ternyata benar-benar terjadi," ujar Enrique.

Pelatih asal Spanyol itu menilai pertemuan kedua tim memperlihatkan upaya untuk memainkan sepak bola menyerang dengan tekanan agresif.

Menurutnya, pendekatan tersebut membuat pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi.

"Ketika Anda melihat pertandingan di level ini, dua tim yang benar-benar berusaha bermain sepak bola dan melakukan pressing setinggi mungkin, saya pikir itulah laga yang kami perkirakan akan terjadi," kata Enrique.

Enrique juga menyoroti kemampuan PSG menghadapi tekanan Manchester City pada paruh pertama.

Ia menilai timnya mampu memanfaatkan situasi pertandingan untuk membangun keunggulan tiga gol sebelum jeda.

"Menarik, luar biasa, dimainkan dengan tempo tinggi. Itulah yang terjadi.

Kami mampu mengatasi tekanan mereka di babak pertama dan pantas unggul 3-0 pada babak pertama," lanjut Enrique.

Meski menang, Enrique mengaku tidak sepenuhnya puas dengan perbedaan penampilan PSG pada kedua babak.

Ia menyebut Manchester City mengambil lebih banyak risiko setelah jeda dan menciptakan sejumlah masalah bagi timnya.

"Saya tidak suka ketika kami mendapatkan dua babak sepak bola yang sangat berbeda.

Saya tahu bahwa lawan pada babak kedua mengambil banyak risiko dan benar-benar berusaha keras serta menciptakan banyak masalah bagi kami," ujar Enrique.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru