Julian Alvarez akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada pendukung Atletico Madrid. Penyesalan itu muncul setelah ia menjadi penentu kemenangan tim atas Deportivo La Coruna.
Atletico menang 1-0 di Wanda Metropolitano, Minggu (25/10) dini hari WIB. Gol tunggal Alvarez pada awal babak kedua memastikan tiga poin bagi Los Colchoneros.
Permintaan maaf tersebut disampaikan Alvarez dalam wawancara usai pertandingan. Ia mengakui pernyataannya saat membela Argentina di Piala Dunia 2026 tidak tepat.
Kesalahan yang Disadari Alvarez
Ketegangan bermula ketika Barcelona menunjukkan ketertarikan untuk merekrut Alvarez. Saat memperkuat Argentina, ia menyatakan keinginan meninggalkan Atletico.
Atletico menolak melepas Alvarez, apalagi kepada Barcelona yang merupakan rival. Kontrak pemain berusia 26 tahun itu masih berlaku hingga 2030.
Perselisihan pun terbuka. Atletico melaporkan Barcelona kepada UEFA karena dinilai mendekati pemain yang masih terikat kontrak.
Hingga bursa transfer berakhir, Alvarez tetap bertahan. Namun, ia sempat tampak murung saat Atletico menjalani laga pertama di LaLiga musim ini.
Dukungan suporter yang terus mengalir membuat Alvarez tergerak untuk meminta maaf. Ia memahami kemarahan para fans.
"Saya ingin meminta maaf kepada para pendukung kami atas perkataan saya selama Piala Dunia. Itu adalah sebuah kesalahan.
Situasi dan momennya memang tidak tepat," kata Alvarez, dikutip dari Marca.
Ia juga mengapresiasi dukungan rekan setim. "Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada tim karena mereka telah mendukung saya selama masa ini," ujarnya.
Gol ke gawang Deportivo menjadi gol pertama Alvarez di LaLiga musim ini. Secara total, ia telah mencetak dua gol untuk Atletico.
Kemenangan ini menambah koleksi poin Atletico.
Tim asuhan Diego Simeone kini mengumpulkan 25 poin dari 10 pertandingan dan menempel Barcelona dengan selisih dua angka.
Barcelona dijadwalkan menghadapi Real Madrid pada Senin (26/10) dini hari nanti. Hasil laga tersebut berpotensi memengaruhi posisi kedua tim di klasemen.
