Belum genap setahun ditempati, rumah mewah empat lantai milik Tasya Farasya sudah retak di banyak bagian. Ia pun mengeluhkan biaya perbaikan yang bisa menembus miliaran rupiah.
Keluhan itu disampaikan Tasya lewat Instagram Story pada Sabtu, 24 Oktober. Dalam unggahan tersebut, ia memperlihatkan para pekerja yang sedang membongkar sebagian bangunan rumahnya.
Temuan di Balik Retakan
Pemeriksaan menemukan sejumlah kejanggalan konstruksi. Di titik yang seharusnya memakai baja, justru ditemukan kayu. Selain itu, tidak ada baja penghubung antara kolom dan dinding bata ringan, sehingga dinding di samping kolom retak dan sebagian terlepas dari dudukannya.
Masalah tidak berhenti di dinding. Area kolam renang juga mengalami penurunan, dengan lantai marmer yang posisinya turun di bawah garis cat yang dibuat tujuh bulan sebelumnya.
Biaya Perbaikan dan Gangguan Sehari-hari
Tasya memperkirakan perbaikan besar ini akan menghabiskan ratusan juta hingga miliaran rupiah. Selama perbaikan berlangsung, suara pekerjaan kerap terdengar hingga pukul 22.00. Ia juga mendapat peringatan bahwa retakan bisa muncul kembali di titik lain setelah perbaikan selesai.
Enam Tahun Membangun
Rumah bergaya interior modern Prancis yang dilengkapi studio kerja itu dibangun selama enam tahun sejak 2020. Pengerjaannya dimulai ketika Tasya masih bersama mantan suaminya, Ahmad Assegaf, lalu dipercepat setelah keduanya berpisah.