Macklemore membuka tur konser Free Palestine di Dublin, Irlandia, dengan kejutan: Hozier dan grup hip-hop Kneecap tampil mendadak di atas panggung.
Dublin menjadi pertunjukan pertama dari tiga jadwal tur tersebut. Penampilan ini sekaligus menandai kembalinya Macklemore sekitar sebulan setelah ia dikeluarkan dari tur Ed Sheeran.
Tur untuk Donasi
Seluruh keuntungan tur ini disumbangkan ke badan amal pendukung Palestina. Macklemore juga menyumbangkan US$1 juta dari gajinya pada tur Sheeran sebelumnya untuk tujuan yang sama.
Hozier dikenal rutin memakai media sosial dan panggungnya untuk menyuarakan kemerdekaan Palestina dan gencatan senjata. Sementara itu, Kneecap pernah menghadapi masalah hukum setelah insiden bendera Hezbollah di panggung London pada November 2024.
Pesan dari Panggung Dublin
Di Dublin, Macklemore menyampaikan bahwa slogan yang ia usung berakar pada cinta dan pembebasan, bukan kebencian atau perpecahan. Ia juga berpendapat bahwa kebebasan yang menuntut penindasan terhadap orang lain bukanlah kebebasan.
Jalan Menuju Tur Ini
Macklemore dikeluarkan dari sisa tanggal Amerika Serikat pada tur Loop Ed Sheeran pada 14 September, setelah ia meneriakkan dukungan untuk Palestina di MetLife Stadium, New Jersey. Aksi itu viral dan menuai kritik, termasuk dari penyanyi Pink dan petisi Israeli-American Council.
Promotor Messina Touring Group menyebut adanya ancaman pembatalan venue, sementara Macklemore menuduh pemilik Gillette Stadium, Robert Kraft, menentang kehadirannya. Sebagai bentuk solidaritas, penampil pembuka Finneas dan Lukas Graham serta sebagian besar band pengiring Sheeran meninggalkan tur itu.
Sheeran yang awalnya bersikap netral kemudian berbicara di Philadelphia pada pertengahan September, mengecam serangan 7 Oktober di festival Nova sekaligus kehancuran yang tidak proporsional di Gaza.
Jadwal Berikutnya
Setelah Dublin, tur dijadwalkan berlanjut ke Paris pada Kamis, 29 Oktober, dan berakhir di London pada Jumat, 30 Oktober.