unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Laba Astra Agro Lestari Melonjak 78,01% jadi Rp 1,9 Triliun
News

Laba Astra Agro Lestari Melonjak 78,01% jadi Rp 1,9 Triliun

Ilustrasi perkebunan kelapa sawit yang menjadi lini bisnis Astra Agro Lestari
Laba Astra Agro Lestari Melonjak 78,01% jadi Rp 1,9 Triliun
A A Ukuran Teks16px

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mencatat laba bersih Rp 1,9 triliun hingga kuartal III 2026.

Angka itu tumbuh 78,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pendapatan bersih perseroan juga naik 7,21 persen secara tahunan menjadi Rp 23,71 triliun per September 2026.

Ditopang Produksi CPO dan Margin

Segmen minyak sawit mentah dan turunannya menjadi kontributor terbesar dengan pendapatan Rp 20,87 triliun.

Segmen inti sawit dan turunannya menyumbang Rp 2,83 triliun, sedangkan segmen lain membukukan Rp 11,63 miliar.

Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia Abdul Azis Setyo Wibowo menilai kenaikan produksi dan perbaikan margin menjadi pendukung utama kinerja AALI.

Produksi CPO meningkat 5,3 persen secara tahunan dengan margin kotor mencapai 18,4 persen.

Meski begitu, volume penjualan domestik dan ekspor menurun sehingga keberlanjutan pertumbuhan bergantung pada harga jual dan kemampuan menjaga margin.

Menurut Azis, prospek bisnis AALI hingga 2027 masih positif selama harga CPO menguntungkan dan produktivitas terjaga.

Sebaliknya, kenaikan biaya pupuk, tenaga kerja, dan logistik berpotensi menekan margin jika harga CPO melemah.

AALI dinilai memiliki keunggulan skala usaha dan operasional perkebunan yang terintegrasi dibanding emiten CPO lain.

Namun perbandingan kinerja tetap perlu mempertimbangkan biaya produksi, volume penjualan, dan valuasi masing-masing emiten.

Harga saham perusahaan telah naik 32,20 persen secara year to date sehingga tingkat valuasinya perlu dicermati.

Azis menilai saham AALI masih menarik apabila valuasi belum mencerminkan seluruh ekspektasi pemulihan kinerja.

Investor disarankan memperhatikan rasio price to earning ratio, prospek harga CPO, dan keberlanjutan margin sebelum akumulasi.

Kiwoom Sekuritas Indonesia merekomendasikan beli saham AALI dengan target harga Rp 10.500 per saham.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru