Pekan kedelapan Super League 2026-2027 menyisakan tiga pertandingan yang digelar Minggu (1/11/2026).
Persib Bandung dan PSS Sleman menjadi dua tim yang paling disorot karena punya kepentingan berbeda.
Persib akan menjamu Isenmulang Kalteng FC di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, pukul 15.30 WIB.
Pada waktu yang sama, PSIM Yogyakarta menerima Borneo FC di Stadion Sultan Agung.
Sementara itu, Garudayaksa FC menjamu PSS Sleman di Stadion Pakansari, Cibinong, mulai pukul 19.00 WIB.
Laga ini mempertemukan kembali dua tim yang bertemu di final Liga 2 Championship musim lalu.
Persib Modal Kemenangan, tetapi Tanpa Pelatih Kepala
Persib datang dengan modal positif setelah mengalahkan Melbourne Victory pada kompetisi ACL 2 2026-2027 di pertengahan pekan. Kemenangan itu menjadi bekal untuk memperbaiki posisi di papan klasemen.
Namun, pelatih kepala Igor Tolic tidak bisa mendampingi tim akibat akumulasi kartu. Posisinya sementara diisi asisten pelatih Zlatko Runje.
Runje menegaskan fokus utamanya adalah persiapan internal tim, termasuk kualitas pemain dan strategi permainan. Ia tetap menaruh hormat kepada calon lawan.
"Cara pandang saya adalah saya lebih fokus pada tim kami sendiri, kualitas kami, skuad kami, serta gagasan tentang bagaimana cara kami ingin bermain," ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Persib tetap harus memperhitungkan kemampuan lawan.
"Namun, hal itu selalu dilandasi oleh rasa hormat kepada lawan karena mereka adalah tim yang bagus dan bisa sangat berbahaya," kata Runje, dilansir dari laman klub, Sabtu (31/10).
PSS Sleman Kejar Poin demi Keluar dari Zona Degradasi
PSS Sleman saat ini berada satu tingkat di atas zona degradasi. Kondisi itu membuat tambahan poin menjadi kebutuhan mendesak bagi tim berjuluk Super Elja.
Pelatih kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, menilai pertemuan dengan Garudayaksa FC menarik karena kedua tim memiliki riwayat persaingan.
Namun, ia menegaskan situasi pertandingan kini berbeda.
"Menjadi pertandingan yang menarik karena kedua tim tahun lalu bertanding di laga final Liga 2," ujar Huistra, dilansir dari I.
League, Minggu (1/11/2026).
Huistra juga menekankan perbedaan karakter kompetisi yang kini diikuti kedua tim. Menurutnya, Super League memiliki situasi tersendiri dibandingkan Liga 2.
"Namun tentunya situasi saat ini sudah berbeda. Pertandingan di Super League berbeda dengan Liga 2," katanya.
Huistra menegaskan timnya membutuhkan hasil positif untuk memperbaiki situasi di klasemen. Perolehan poin menjadi prioritas utama.
"Kami sangat membutuhkannya (poin). Itu yang paling penting bagi kami saat ini," ujar Pieter Huistra.
Selain tiga laga tersebut, sejumlah pertandingan pekan kedelapan juga dijadwalkan disiarkan langsung melalui Indosiar dan layanan streaming Vidio.
