unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Bukan Menteri Teknis Paling Senior, Justru Seskab Teddy yang Tertinggi: Hasil Survei IndocPolls di Dua Tahun Prabowo
News

Bukan Menteri Teknis Paling Senior, Justru Seskab Teddy yang Tertinggi: Hasil Survei IndocPolls di Dua Tahun Prabowo

Bukan Menteri Teknis Paling Senior, Justru Seskab Teddy yang Tertinggi: Hasil Survei IndocPolls di Dua Tahun Prabowo
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Indonomics)
A A Ukuran Teks16px

Nama tertinggi dalam penilaian publik terhadap pembantu Presiden Prabowo Subianto di tahun kedua pemerintahannya bukanlah menteri teknis senior, melainkan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Survei IndocPolls (Indonesia Center for Politics & Law Studies) mencatat Teddy di angka 15,8 persen, disusul Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman 13,6 persen — dua nama yang menjadi sorotan rilis survei ini. Yang dinilai adalah kinerja menteri dan kepala badan; survei ini tidak memuat angka kepuasan terhadap Presiden Prabowo maupun Wakil Presiden Gibran.

Alasan di Balik Dua Nama Teratas

Untuk Teddy, IndocPolls menilai peran komunikasinya: sebagai Seskab ia mengoordinasikan komunikasi Presiden dengan para menteri dan pejabat, dan dinilai berhasil menyelaraskan serta menyampaikan kebijakan pemerintah kepada publik di tengah berbagai persoalan — ditambah modal popularitas yang sudah ia miliki sebelum menjabat. Pemberitaan ini mencatat ada kritik atas cara Teddy bertugas, tetapi tidak merinci kritiknya. Untuk Amran, kuncinya adalah pangan: perhatian masyarakat ke sektor pertanian, terobosan ketahanan pangan dan upaya swasembada, fokus pada produktivitas petani, serta ketersediaan dan harga pangan yang stabil membuat kinerjanya dinilai cukup memuaskan di tengah tantangan besar.

Peringkat Berikutnya

Enam pejabat lain yang dirinci: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati 5,3 persen; Menteri ESDM Bahlil Lahadalia 3,7 persen; Menteri Luar Negeri Sugiono 3,5 persen; Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono 3,1 persen; Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian 3,0 persen; dan Menko Politik dan Keamanan Agus Andrianto 2,9 persen, sebagaimana tertulis dalam pemberitaan ini. Total kedelapannya 50,9 persen; sisa persentase tidak dijelaskan.

Pesan Peneliti: Konsistensi dan Komunikasi

Direktur Komunikasi IndocPolls Taufik Ch (keterangan resmi, Sabtu 31 Oktober 2026) menilai hasil ini menunjukkan keberhasilan pemerintahan bertumpu bukan hanya pada kebijakan, tetapi juga kepercayaan publik dan konsistensi menjalankan tugas; pejabat yang konsisten dan komunikatif lebih mudah mendapat simpati publik. Menurutnya, survei ini penting sebagai bahan evaluasi pemerintah, dan visi Asta Cita Prabowo hanya terwujud bila para menteri dan pejabat bekerja optimal melayani masyarakat. Ia juga menilai Sri Mulyani tetap mampu menjaga stabilitas ekonomi di tengah persoalan yang dihadapi negara.

Cara Survei Dilakukan

Survei berlangsung 15–20 Oktober 2026, melibatkan 1.200 responden dari 38 provinsi, lewat wawancara tatap muka dengan metode multistage random sampling; margin of error-nya 2,83 persen. Tingkat kepercayaan tidak dinyatakan dalam pemberitaan ini. Tidak ada tanggapan dari Teddy, Amran, atau pemerintah yang dikutip dalam rilis ini.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru