Komika Oki Rengga menuai sorotan setelah potongan video dirinya di tribune pertandingan PSMS Medan melawan Persija Jakarta menyebar luas. Sebagian warganet menilai bintang Agak Laen itu tidak peduli pada kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlangsung.
Kejadian bermula ketika laga PSMS Medan versus Persija Jakarta berakhir imbang 1-1. Di tribune, sejumlah suporter membentangkan spanduk yang menyinggung karhutla yang masih terjadi. Oki mendatangi mereka dan meminta suporter lebih dulu fokus memberikan dukungan kepada PSMS.
Salah seorang suporter kemudian mendekati Oki dan menyampaikan bahwa karhutla telah menimbulkan banyak korban. Menanggapi itu, Oki memegang kepala sang suporter sambil menyatakan bahwa ia memahami perasaan mereka. Momen itulah yang kemudian terekam dan menyebar dalam bentuk potongan video.
Klarifikasi dan Permintaan Maaf Oki
Melalui video singkat di akun Threads @okirengga33, Oki menyampaikan permintaan maaf. Ia mengaku emosi dan adrenalin saat pertandingan membuat ucapannya sulit dikendalikan. Dalam video yang beredar pula, Oki mengaku pernah diancam akan dibunuh oleh seseorang yang mengaku bagian dari pemerintah. Namun klaim ancaman tersebut belum terverifikasi, termasuk siapa pihak yang dimaksud.
Perlu dicatat, video yang menyebar tidak memperlihatkan konteks secara utuh. Tanggal dan lokasi pertandingan tempat momen itu terjadi juga tidak dijelaskan secara rinci, sehingga penilaian publik sejauh ini bertumpu pada potongan rekaman yang beredar.
Arie Kriting Pasang Badan
Komika Arie Kriting turut angkat bicara lewat akun Threads @arie_kriting. Menurutnya, Oki selama ini konsisten menyuarakan isu-isu sosial. Sikap Oki pada momen tersebut bisa saja keliru, tetapi Arie menilai Oki bukanlah orang jahat.
Oki Rengga sendiri dikenal sebagai komika yang pernah menjadi juara kedua kompetisi stand up comedy sebelum namanya melejit bersama Agak Laen. Hingga kini, perbincangan soal video tersebut masih ramai, dengan warganet terbelah antara yang mengkritik dan yang membela.
Peristiwa ini juga menunjukkan betapa sensitifnya isu karhutla bagi publik. Spanduk yang dibawa suporter di tribune menjadi penanda bahwa persoalan kebakaran hutan dan lahan tidak berhenti sebagai isu lingkungan, melainkan ikut dibawa ke ruang-ruang publik seperti stadion. Di sisi lain, permintaan maaf Oki dan pembelaan Arie Kriting membuat sebagian warganet menilai persoalan ini tidak bisa dilihat hitam putih hanya dari satu potongan video. Sampai ada konteks lengkap yang terungkap, perdebatan mengenai sikap Oki di tribune tampaknya masih akan terus bergulir di media sosial.