unique visitors counter
⌂ Beranda › Lifestyle › Dari Pose Kobra sampai Apanasana: 4 Gerakan Yoga yang Dipercaya Membantu Mengecilkan Perut Buncit
Lifestyle

Dari Pose Kobra sampai Apanasana: 4 Gerakan Yoga yang Dipercaya Membantu Mengecilkan Perut Buncit

Dari Pose Kobra sampai Apanasana: 4 Gerakan Yoga yang Dipercaya Membantu Mengecilkan Perut Buncit
Gerakan yoga pose kobra (Bujangasana). (Foto: Center for Yoga LA)
A A Ukuran Teks16px

Perut buncit kerap dikaitkan dengan pencernaan yang kurang lancar, stres, dan postur yang buruk — tiga hal yang menurut penjelasan Alodokter sebagaimana dilansir Kilat.com dapat dibantu lewat yoga. Paduan gerakan, pernapasan, dan meditasi dalam yoga disebut merangsang sistem saraf parasimpatik, membuat pencernaan membaik dan tubuh lebih rileks; dilakukan rutin dan dibarengi pola hidup sehat, cara ini disebut efektif membantu menurunkan berat badan. Empat gerakan berikut menjadi pilihannya.

1. Apanasana, Peluk Lutut untuk Pencernaan

Berbaringlah telentang, tekuk lutut dan angkat ke arah dada, lalu peluk dengan kedua tangan. Tahan 30 detik sampai 1 menit sebelum melepasnya perlahan. Gerakan dasar ini disebut merangsang kerja usus besar dan melancarkan pencernaan, baik untuk punggung bawah, dan membantu meredakan ketegangan bahu serta leher.

2. Bujangasana, Pose Kobra Peregangan Perut

Mulai dari posisi tengkurap dengan kaki lurus ke belakang. Letakkan telapak tangan sejajar bahu, angkat dada dan kepala perlahan sambil menjaga siku tetap menekuk, dada menghadap ke depan, dan pundak menjauh dari telinga. Tahan 15–30 detik. Pose ini meregangkan otot perut serta disebut baik untuk menguatkan tulang belakang dan membuka dada.

3. Parsva Sukhasana untuk Perut Kembung

Gerakan ini diklaim mampu mengatasi perut kembung dan kelebihan gas. Artikel sumber hanya menyebut manfaatnya tanpa merinci langkah dan durasinya.

4. Supta Matsyedrasana

Nama terakhir dalam daftar ini juga disebut dapat membantu mengecilkan perut, tetapi uraian langkahnya pada artikel sumber tercetak terpotong dan tidak lengkap, sehingga tidak diuraikan di sini.

Perlu dicatat, tidak ada frekuensi latihan atau target waktu hasil yang dijanjikan artikel sumber; penekanannya adalah konsistensi berolahraga dan pola hidup sehat, termasuk makanan sehat.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru