Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Genepica membuka Beasiswa Global Clinical Genomics Fellowship 2026.
Program ini menyasar para profesional kesehatan yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang genomika klinis.
Pendaftaran dibuka hingga 30 November 2026, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Siapa yang Bisa Mendaftar?
Beasiswa ini terbuka bagi dokter medis atau klinis, termasuk konsultan dan dokter spesialis madya.
Profesional laboratorium atau genetika, peneliti klinis, akademisi, serta pemimpin layanan kesehatan dan pembuat kebijakan juga dapat mengikuti program.
Selain itu, profesional lain yang pekerjaannya membutuhkan kompetensi genomik klinis turut memenuhi kriteria.
Calon peserta harus berusia minimal 18 tahun dan memiliki ketertarikan kuat terhadap genomika klinis.
Mereka juga perlu menyediakan waktu sekitar 4-5 jam per minggu selama fellowship berlangsung.
Koneksi internet yang andal menjadi persyaratan lain agar peserta dapat mengikuti sesi pembelajaran langsung dan mengerjakan tugas.
Peserta terpilih akan menjalani pelatihan selama 17-21 minggu.
Materi pembelajaran diberikan langsung oleh pakar dari University of Cambridge, University of Oxford, dan University College London, bersama ahli dari Indonesia dan negara lain.
Proses seleksi dilakukan melalui pengajuan pendaftaran yang kemudian diperiksa oleh komite penerimaan.
Komite akan meninjau berkas calon peserta dan hasilnya menjadi dasar pemberitahuan status kelulusan.
Peserta yang lolos akan menerima tawaran mengikuti program dan menunggu informasi orientasi yang dijadwalkan pada Maret 2027.
Program ini dibentuk untuk membantu mengatasi kekurangan tenaga medis yang memiliki keahlian di bidang genomika.
Studi menunjukkan 35 negara masih mengalami kekurangan tenaga kerja di bidang genetika.
Genepica merupakan organisasi nirlaba yang berfokus pada perluasan akses terhadap ilmu genomika.
Selain beasiswa, Genepica juga menjalankan pertemuan pakar kesehatan dan proyek penelitian bersama organisasi kesehatan lain.
