unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Oleng lalu Tenggelam saat Ambil Air: Heli Super Puma VH-HGM Sewaan BNPB Jatuh di Sungai Barito, Tiga Awak Selamat
News

Oleng lalu Tenggelam saat Ambil Air: Heli Super Puma VH-HGM Sewaan BNPB Jatuh di Sungai Barito, Tiga Awak Selamat

Oleng lalu Tenggelam saat Ambil Air: Heli Super Puma VH-HGM Sewaan BNPB Jatuh di Sungai Barito, Tiga Awak Selamat
Foto arsip helikopter Super Puma VH-HGM milik BNPB. (Foto: Espos)
A A Ukuran Teks16px

Misi pemadaman karhutla di Kalimantan Selatan berujung insiden pada Minggu (8/11/2026) pagi: helikopter water bombing yang disewa BNPB jatuh dan tenggelam di Sungai Barito. Beruntung, tidak ada korban jiwa.

Kronologi menurut Petugas

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Barito Kuala H. Yulianto menyebut peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WITA di Sungai Barito, saat helikopter hendak mengambil air untuk pemadaman karhutla. Helikopter yang jatuh adalah Super Puma beregistrasi VH-HGM, yang tengah memadamkan api di kawasan Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin Al Amrad menjelaskan helikopter jatuh saat sedang mengambil air di Sungai Barito untuk melaksanakan water bombing dalam rangka pemadaman karhutla. Helikopter oleng lalu jatuh dan langsung tenggelam.

Evakuasi ke Banjarmasin

Tiga awaknya — pilot Capt David, kopilot Feri, dan teknisi Hery, sebagaimana nama yang tercantum dalam pemberitaan — diselamatkan warga dan petugas gabungan. Al Amrad memastikan ketiga awak selamat dan sedang mendapatkan penanganan medis di RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin.

Kapolres Barito Kuala AKBP Anib Bastian menambahkan, ketiga kru selamat namun masih syok sehingga langsung dibawa ke RSUD Sultan Suriansyah untuk perawatan dan pemeriksaan medis. Menurut informasi awal yang ia terima, helikopter diduga mengalami masalah ketika hendak melakukan pengambilan air.

Bangkai di Dasar Sungai, Penyebab Didalami

Bangkai helikopter hingga kini belum dievakuasi dan diperkirakan masih berada di dasar Sungai Barito, di perairan wilayah Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala. Tim Basarnas, BPBD, TNI-Polri, dan pihak terkait masih melakukan pendataan dan penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada gangguan teknis saat mengambil air, tetapi penyebab pastinya belum dinyatakan resmi.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru