unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Profil Tampang Theresia Mela Yunita, Mantan Pramugari Diduga Selingkuhan Eks Dirut PT Taspen Antonius Nicholas Stephanus Kosasih, Lengkap: Umur, Agama dan IG
News

Profil Tampang Theresia Mela Yunita, Mantan Pramugari Diduga Selingkuhan Eks Dirut PT Taspen Antonius Nicholas Stephanus Kosasih, Lengkap: Umur, Agama dan IG

Profil Tampang Theresia Mela Yunita, Mantan Pramugari Diduga Selingkuhan Eks Dirut PT Taspen Antonius Nicholas Stephanus Kosasih, Lengkap: Umur, Agama dan IG
Theresia • Instagram
A A Ukuran Teks16px

Profil Tampang Theresia Mela Yunita, Mantan Pramugari Diduga Selingkuhan Eks Dirut PT Taspen Antonius Nicholas Stephanus Kosasih, Lengkap: Umur, Agama dan IG

Siapa Theresia Mela Yunita? Diduga Selingkuhan Eks Dirut PT Taspen Antonius Nicholas Stephanus Kosasih, Diduga Dibelikan Apartemen Mewah dan Tanah di Tangsel
Pramugari Cantik Ini Terseret Kasus Korupsi PT Taspen Senilai Triliunan Rupiah
Nama Theresia Mela Yunita (TMY) belakangan menjadi sorotan publik setelah namanya terkait dalam kasus korupsi besar yang melibatkan mantan Direktur Utama PT Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen), Antonius NS Kosasih. Dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), wanita cantik berprofesi sebagai pramugari Garuda Indonesia ini disebut menerima tiga bidang tanah senilai miliaran rupiah dari hasil tindak pidana korupsi tersebut.

Kasus ini mencuat ke permukaan ketika KPK mengungkap modus operandi Antonius NS Kosasih, mantan petinggi BUMN jasa keuangan yang diduga kuat melakukan investasi fiktif menggunakan dana milik PT Taspen. Modusnya adalah dengan mengalihkan dana perusahaan ke reksadana I-Next G2 untuk membeli sukuk ijarah TPS Food 2 tahun 2016 atau lebih dikenal dengan sebutan sukuk SIA-ISA 02.

Akibat perbuatan tersangka, negara dirugikan hingga Rp 1 triliun. Selain itu, Antonius juga berhasil memperkaya diri secara tidak sah hingga mencapai Rp 34,3 miliar. Uang hasil korupsi tersebut kemudian digunakan oleh Kosasih untuk berbagai pembelian mewah, termasuk apartemen, mobil, hingga properti atas nama orang lain — salah satunya atas nama Theresia Mela Yunita.

Apartemen Mewah dan Tanah di Tangsel
Jaksa penuntut KPK menyebut bahwa Antonius NS Kosasih menggunakan uang hasil korupsinya untuk membeli sejumlah properti mewah. Di antaranya empat unit apartemen di Project The Smith senilai Rp 10,7 miliar, dua unit apartemen Springwood seharga Rp 5 miliar, dan empat unit Sky House Alam Sutera senilai Rp 5,07 miliar.

Selain itu, ia juga diketahui membeli satu unit apartemen Belezza Permata Hijau Tower Versailles lantai 21 dengan kode FS 2103 seharga Rp 2 miliar. Namun, yang mengejutkan adalah penggunaan dana korupsi untuk membeli tiga bidang tanah di kawasan Jelupang, Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Tanah-tanah tersebut dibeli atas nama Theresia Mela Yunita.

Total luas lahan yang dibeli mencapai 178 meter persegi, 122 meter persegi, dan 174 meter persegi. Menurut keterangan jaksa, nilai total ketiga bidang tanah itu mencapai Rp 4 miliar.

Mobil Mewah Hingga Valuta Asing
Selain properti, Antonius juga menggunakan uang hasil korupsi untuk membeli mobil-mobil mewah bagi putri-putrinya. Di antaranya adalah Honda HRV seharga Rp 515,9 juta, Honda CRV seharga Rp 651,4 juta, dan satu unit Honda CRV lainnya senilai Rp 503,7 juta.

Saat penggeledahan dilakukan di apartemen Setiabudi Sky Garden, Jakarta Selatan, penyidik KPK juga menemukan sejumlah uang tunai dalam bentuk valuta asing. Uang tersebut terdiri dari Rp 2,8 juta, 1.262 won Korea, 56 dollar AS, dan 108.000 yen Jepang.

Penyimpanan uang dalam jumlah besar di kediamannya menunjukkan bahwa pelaku tidak segan-segan menyembunyikan hasil kejahatannya, bahkan dalam bentuk mata uang asing sekalipun.

Viral karena Skandal Asmara
Sebelum kasus korupsi mencuat, nama Antonius NS Kosasih sempat menjadi perbincangan di media sosial pada akhir tahun 2021 silam. Kala itu, istri sahnya, Rina Lauwy, melabrak suaminya gara-gara kedapatan sedang bersama seorang wanita di sebuah restoran mewah di Jakarta Selatan.

Video insiden tersebut viral setelah diunggah oleh akun Twitter @kr1t1kp3d45_pro pada Agustus 2022. Dalam video tersebut, Rina terlihat emosi dan marah sambil menuding bahwa suaminya telah menjadi “sugar daddy” yang memelihara seorang wanita muda. Video ini ditonton jutaan kali dan langsung menjadi trending topik di berbagai platform media sosial.

Wanita yang diduga menjadi selingkuhan Kosasih saat itu adalah Theresia Mela Yunita, seorang pramugari maskapai penerbangan nasional. Tak lama setelah video itu viral, terungkaplah hubungan mereka yang ternyata berkaitan erat dengan aliran dana korupsi dari PT Taspen.

Profil Singkat Theresia Mela Yunita
Theresia Mela Yunita (TMY) merupakan seorang pramugari cantik yang berasal dari Bandar Lampung. Wanita kelahiran Lampung ini diketahui menempuh pendidikan tinggi di Universitas Atma Jaya, Jakarta. Sebelum kontroversi ini mencuat, TMY dikenal memiliki paras cantik dan karier cemerlang sebagai pramugari di maskapai Garuda Indonesia.

Akun Instagram pribadinya, @tmyunitaa, sempat aktif membagikan momen traveling dan gaya hidup glamor. Namun, akun tersebut kini sudah tidak aktif lagi setelah kasus ini ramai diberitakan.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari TMY maupun manajemen Garuda Indonesia terkait keterlibatannya dalam kasus ini. Namun, publik mulai mencari informasi tentang profil dan aktivitas terakhirnya di media sosial.

Penutup: Jejak Korupsi yang Menyeret Nama Pramugari
Kasus korupsi PT Taspen yang melibatkan Antonius NS Kosasih membuktikan betapa kompleksnya praktik korupsi di tubuh BUMN. Modus investasi fiktif yang dilakukan tidak hanya merugikan negara hingga triliunan rupiah, tetapi juga menyentuh aspek kehidupan pribadi pelaku, termasuk dalam hal ini hubungan asmara yang berujung pada aliran dana ilegal.

Nama Theresia Mela Yunita menjadi bagian dari babak baru dalam pemberitaan kasus ini, meskipun statusnya masih sebagai pihak yang menerima aset dari hasil korupsi. Publik pun semakin penasaran dengan keterlibatannya, apakah ia mengetahui sumber dana tersebut atau hanya menjadi korban dari skema korupsi yang sangat terencana.

Dengan adanya temuan ini, KPK akan terus mendalami aliran dana serta siapa saja yang turut menerima keuntungan dari tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh mantan Dirut PT Taspen tersebut. Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi penyalahgunaan wewenang dan uang negara demi kepentingan pribadi.

 

 

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru