PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo menyediakan rumah baca dan menyalurkan bantuan buku untuk memperluas akses pendidikan serta meningkatkan literasi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Langkah ini diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Buku Nasional pada Senin, 18 Mei 2026.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K Santosa mengatakan program literasi menyasar anak-anak di wilayah perkebunan dan daerah terdampak bencana.
Dukungan terhadap sarana literasi merupakan bagian dari penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG), khususnya pada pilar sosial dan pengembangan kemasyarakatan.
Bantuan Buku untuk Pesantren
Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), perusahaan menyalurkan bantuan buku bacaan dan menyediakan fasilitas rumah baca untuk masyarakat.
Salah satu penyaluran dilakukan dengan menyerahkan 200 eksemplar buku bacaan bagi santri di Pesantren (Dayah) Asasul Huda, Desa Meunasah Tunong, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur.
Bantuan itu bertujuan agar anak-anak di daerah tersebut memiliki bahan bacaan yang memadai.
Selain distribusi buku secara langsung, PTPN IV PalmCo juga mengelola fasilitas literasi permanen yang terintegrasi dengan sarana pendidikan di lingkungan perusahaan.
Fasilitas rumah baca ini mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah yang dikelola perusahaan.
Keberadaan rumah baca bersifat inklusif, dapat diakses oleh anak-anak karyawan maupun anak-anak masyarakat yang tinggal di sekitar perkebunan.
Beberapa contoh fasilitas yang telah berjalan optimal berada di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.
Di antaranya rumah baca di TK Mariani, Desa Binjai, Kecamatan Tayan Hulu, serta rumah baca di TK Kenanga, Desa Meliau Hilir, Kecamatan Meliau.
Dengan menempatkan rumah baca di lingkungan pendidikan anak usia dini, perusahaan berharap dapat membantu memupuk kebiasaan membaca sejak usia dini.
Di sisi lain, upaya peningkatan minat baca juga dilakukan dalam situasi darurat melalui peran komunitas perempuan perusahaan, srikandi PalmCo.
Saat terjadi bencana hidrologis yang melanda sejumlah titik di Aceh dan Sumatera beberapa waktu lalu, srikandi PalmCo turut bergerak memberikan dukungan psikososial melalui literasi.
Komunitas ini menyalurkan belasan boks berisi ratusan buku bacaan anak-anak ke lokasi-lokasi terdampak.
Langkah itu dimaksudkan sebagai bagian dari program trauma healing, agar anak-anak di pengungsian tetap memiliki aktivitas edukatif dan hiburan yang positif meski dalam situasi sulit.
Melalui penyediaan sarana rumah baca dan distribusi buku yang dilakukan secara berkala, perusahaan berharap dapat memberikan dukungan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Ke depannya, perusahaan akan terus melakukan pemetaan kebutuhan sarana literasi di regional-regional lain.
Hal itu dilakukan guna memastikan setiap bantuan yang disalurkan dapat tepat sasaran dan memberikan dampak jangka panjang bagi perkembangan pendidikan anak-anak di daerah.
Tgk H Marzuki M Ali, perwakilan Yayasan Dayah Asaasul Huda, menyambut baik inisiatif tersebut.
Menurutnya, pembaruan koleksi buku bacaan sangat diperlukan untuk menjaga antusiasme belajar para santri di tengah keterbatasan akses fisik menuju perpustakaan daerah.
"Kehadiran buku-buku baru ini membantu memotivasi santri kami untuk lebih rutin membaca.
Bagi kami, bantuan ini merupakan sarana pendukung yang insya Allah akan menjadi ilmu sangat bermanfaat untuk memperluas wawasan mereka di luar kurikulum harian," kata Tgk Marzuki.
Ia menambahkan, peringatan Hari Buku Nasional dijadikan momentum untuk meninjau kembali sejauh mana perusahaan dapat berkontribusi dalam mendukung akses pendidikan di wilayah operasional.
Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), subholding perkebunan ini menyalurkan bantuan buku bacaan dan menyediakan fasilitas rumah baca untuk masyarakat.