>>> Retrospektif SeMA Mengulas Karya Maestro Abstrak Yoo Young-kuk
Naedo adalah pulau kecil yang terletak di dalam Oedo. Pulau ini memiliki hutan tua dengan pohon kamelia, machilus, dan pinus hitam berusia berabad-abad.
Lovers' Road menjadi jalur favorit bagi pasangan yang ingin berjalan-jalan. Suasana asri dan teduh menambah romantisme tempat ini.
Jeodo, yang dibuka untuk umum pada 2019, dulunya merupakan tempat peristirahatan presiden.
Observatorium ke-3 menjadi spot foto populer dengan latar pohon pinus hitam berusia 400 tahun dan Jembatan Geoga.
Gajodo dinobatkan sebagai destinasi matahari terbenam terbaik di Geoje. Bukit pesisirnya menawarkan pemandangan laut Selatan yang memukau saat senja.
Sandaldo terhubung ke daratan melalui Jembatan Sandal sepanjang 620 meter. Pulau ini memiliki jalan pesisir datar yang cocok untuk keluarga dan pelari.
Seorang pejabat Kota Geoje mengatakan daya tarik wisata pulau terletak pada pengalaman imersif.
"Program Heart-Fluttering Island adalah kebijakan pariwisata partisipatif yang memberikan manfaat nyata bagi wisatawan dan merangsang ekonomi lokal," ujarnya.
Wisatawan juga dapat menikmati suasana pulau tanpa harus naik perahu.
Gajodo, yang terhubung melalui Jembatan Sandal sepanjang 620 meter, memiliki jalan pesisir datar yang cocok untuk keluarga dan pelari.
>>> Korea Rebrands Festival Daerah untuk Target 30 Juta Turis
Pulau ini juga terkenal sebagai tempat terbaik untuk menikmati matahari terbenam di Geoje.